Sorotjakarta,-
PT Garut Makmur Perkasa (GMP) sebagai unit usaha PT Widodo Makmur Perkasa Tbk di bidang penyamakan kulit telah menjalin kerjasama dengan perusahaan MRO Lion Air Group, PT Batam Aero Teckh (BAT), untuk menciptakan desain pelapis kursi pesawat (set dress cover) yang nyaman dan menawan menggunakan kulit produksi PT GMP.
“Kerjasama ini merupakan suatu terobosan baru karena untuk pertama kalinya produsen kulit lokal dapat terlibat dan menjadi bagian dari industri aviasi nasional. Bahkan, desain seat dress cover yang kreatif dan inovatif sebagai hasil dari kerjasama ini telah sukses meraih sertifikasi Design Organisation Approval (DOA) dari Kementerian Perhubungan.” Ucap Indrawan S. Adji selaku Owner PT Garut Makmur Perkasa, pada media di Senayan Jakarta, baru-baru ini.
Lebil lanjut ujar Indrawan, penandatanganan perjanjian kerjasama ini telah dilakukan pada jumat 29 September 2023 di Jakarta oleh Direktur PT Garut Makmur Perkasa dan Presiden Direktur Lion Air Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi serta disaksikan langsung oleh beberapa pejabat negara dan daerah, seperti Menteri Perhubungan RI. Budi Karya Sumadi hingga Bupati Garut, Rudi Gunawan.
“Sebagai perusahaan kulit asli Indonesia, GMP terus berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan pasar nasional. Setelah masuk kesektor fashion, automotive dan upholstery, kini GMP juga berhasil menembus sektor aviasi dengan terjalinnya kerjasama dengan Lion Air Group. Tentu saja kerjasama ini menjadi wujud nyata GMP dalam mendukung industri penerbangan nasional.” Jelas Indrawan lagi.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Garut, Rudy Gunawan juga turut mengapresiasi kerjasama ini. Ia menyebut kerjasama ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Garut yang terkenal sebagai sentra kerajinan kulit di Indonesia.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi kerjasama yang terjalin antara GMP sebagai perusahaan kulit ternama asal Garut dan BAT sebagai bagian dari perusahaan aviasi nasional yang terkemuka, Lion Air Group ini. Ini membuktikan bahwa kulit asli Garut memiliki kualitas dan daya saing yang tinggi sehingga mampu memenuhi standar penerbangan yang ketat.” Jelas Rudy. (yr)
