Sorotjakarta,-
Universitas Panca Sakti (UPS) Bekasi menggelar acara yudisium pada Minggu, 1 November 2026. Rektor UPS Bekasi, Zaharuddin, S.E., M.M., Ph.D menyampaikan sambutan penting di hadapan para dosen, tamu undangan, serta seluruh lulusan yang dikukuhkan dalam yudisium tersebut.
Dalam pidatonya, Zaharuddin menegaskan bahwa acara kelulusan ini bukanlah sekadar acara seremonial semata, melainkan sebuah awal dari tanggung jawab baru bagi para lulusan di tengah masyarakat.
Perubahan Fase: Dari Mahasiswa Menjadi Alumni
Zaharuddin menjelaskan bahwa yudisium ini menandai perubahan fase yang sangat signifikan, yakni bertransisinya status seseorang dari mahasiswa menjadi alumni. Proses belajar di kampus kini bertransformasi menjadi panggilan untuk menerjunkan diri serta menerapkan ilmu secara nyata di lapangan.
“Perguruan tinggi bukan sekadar tempat mendapatkan ijazah. Di kampus, saudara belajar berpikir, berdiskusi, menerima kritik, membangun argumentasi, dan mengambil keputusan dengan lebih bertanggung jawab,” ujar Zaharuddin.
Beliau juga mengingatkan para lulusan agar tidak mengukur keberhasilan pendidikan hanya dari gelar akademik yang tersemat di belakang nama. Menurutnya, ijazah memang membuktikan bahwa seseorang telah menyelesaikan proses akademik, tetapi masyarakat nantinya akan menilai apa yang dilakukan oleh para lulusan dengan pengetahuan tersebut.
Menghadapi Dunia Nyata yang Terus Berubah
Di tengah dunia yang terus berkembang pesat di mana teknologi semakin canggih, jenis pekerjaan berubah, dan tuntutan kompetensi terus bergeser kemampuan untuk terus belajar (longlife learning) menjadi hal yang sama pentingnya dengan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah.
Zaharuddin berpesan agar para lulusan tidak takut menghadapi tantangan di luar kampus, di mana mereka akan berhadapan langsung dengan dinamika dunia kerja, perbedaan karakter, tekanan, serta berbagai keputusan yang tidak selalu mudah.
• Kompetensi vs Integritas: Kompetensi membuat seseorang diterima di suatu tempat, namun integritas dan kejujuranlah yang membuat seseorang dipercaya. Kedua hal ini harus senantiasa berjalan berdampingan.
• Memberikan Nilai Tambah: Di mana pun lulusan bekerja baik di instansi pemerintah, perusahaan swasta, dunia usaha, organisasi, maupun saat membangun usaha sendiri mereka diharapkan bisa menjadi sosok yang dapat diandalkan dan memberikan nilai manfaat bagi lingkungan sekitar.
Apresiasi untuk Keluarga dan Pesan Penutup
Menjelang akhir sambutannya, Rektor UPS Bekasi tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh keluarga para lulusan. Dukungan, pengorbanan, dan kesabaran keluarga besar menjadi salah satu faktor utama di balik keberhasilan para mahasiswa hingga mencapai titik kelulusan ini.
Acara yudisium tersebut kemudian ditutup dengan sebuah pantun khas dari sang Rektor:
“Naik perahu menuju seberang, Singgah sebentar di tepi dermaga, Selamat melangkah para pejuang, Jadilah insan yang ramah bagi sesama.”
