Oktober 19, 2026

Supiori,sorotjakarta.com
Gelaran otomotif bergengsi di Kabupaten Supiori Provinsi Papua resmi dimulai. Bupati Supiori, Heronimus Mansoben didampingi Wakil Bupati Hasan Nunsi secara resmi membuka Kejuaraan Balap Motor Bupati Supiori Cup 2026 di sirkuit non permanen depan Kantor Bupati Supiori, Jumat (16/10/2026).

Pembukaan yang ditandai penabuhan drum band tersebut disaksikan ribuan masyarakat dan pecinta otomotif.

Bupati Heronimus dalam sambutannya mengatakan, event ini bukan hanya soal adu kecepatan, tetapi memiliki multiplier effect bagi perekonomian daerah.

Balap motor ini tidak hanya adu cepat di sirkuit, tapi menggerakkan ekonomi lokal. Penginapan hidup, kuliner laku, perdagangan dan jasa ikut bergerak,” kata Bupati Heronimus.

Ia menegaskan, kejuaraan ini juga menjadi solusi untuk menghentikan balap liar di jalan umum. Para pemuda diberikan wadah resmi untuk menyalurkan adrenalin dengan aman dan sportif.

Prioritas utama adalah keselamatan. Wajib helm SNI, sarung tangan, dan taat aturan. Yang terpenting semua pulang dengan selamat dan pulang dengan senyum,” tegasnya.

Menurut Heronimus, di lintasan balap tidak ada perbedaan. “Di lintasan ini kita adalah satu keluarga Supiori. Satu semangat, satu harapan. Ini jembatan persatuan,” ujarnya.

Event ini juga menjadi ajang pembinaan atlet muda. Salah satu bibit unggul yang menjadi perhatian adalah Gilbert Giovani Patulaka, siswa kelas 4 SD YPK Sorendiweri Supiori, peraih Juara Umum Nasional IMI Awards 2025.

Ketua Panitia, Aldy, melaporkan kejuaraan berlangsung 16-18 Oktober 2026 dengan 5 kategori dan 23 kelas.

Rinciannya: Open (6 kelas), Se-Tanah Papua (6 kelas), Tanah Tabi Teluk Cendrawasih (4 kelas), Under 23 Tahun Se-Tanah Papua (3 kelas), dan Lokal Biak Supiori (4 kelas).

Total 54 atlet dengan 123 starter ambil bagian. Peserta datang dari berbagai daerah, mulai dari Makassar, Toraja, Jayapura, Nabire, Wasior, Waropen, hingga Manokwari.

Targetnya meningkatkan ekonomi masyarakat, memacu PAD, dan menjaring bibit pembalap daerah,” kata Aldy.

Selama tiga hari pelaksanaan, Pemda Supiori juga menghadirkan artis-artis lokal untuk menghibur penonton.

Panitia berpesan agar pembalap menjunjung tinggi sportivitas. Menang dengan hormat, kalah dengan bangga.

(Herikson Kbarek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!