Sorotjakarta,-
Niat berkenalan dengan seorang perempuan melalui WhatsApp, seorang pria berinisial HAS justru menjadi korban perampasan sepeda motor. Korban ditodong menggunakan pisau oleh pria berinisial YA di kawasan Jembatan Mawar Indah, Kelurahan Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.
Kapolsek Cilandak Kompol Rohmad Supriyanto menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat HAS, seorang karyawan swasta, berkenalan dengan perempuan berinisial T melalui aplikasi WhatsApp. Keduanya kemudian sepakat untuk bertemu di kawasan Lebak Bulus.
Namun, setibanya di lokasi, korban justru bertemu dengan YA yang mengaku mengenal perempuan tersebut. Pelaku kemudian meminta korban mengantarnya dengan alasan akan menunjukkan lokasi perempuan yang ingin ditemui korban.
“Jadi sistemnya, karyawan itu, HAS itu iseng. Jadi WA chat, ingin kenalan sama cewek. Ternyata yang datang cowok,” kata Rohmad dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Di tengah perjalanan, YA tiba-tiba menodongkan pisau ke leher korban. Karena ketakutan, HAS terjatuh, sementara sepeda motor Yamaha Aerox berwarna hitam miliknya dibawa kabur oleh pelaku.
Polisi menerima laporan terkait kejadian tersebut pada 26 September 2026. Setelah melakukan penyelidikan, petugas berhasil menangkap YA pada 10 Oktober 2026.
Menurut Rohmad, pelaku diduga merampas motor korban untuk dijual melalui platform daring. Hasil penjualan kendaraan tersebut kemudian digunakan untuk membeli telepon seluler.
“Motifnya tujuannya dia ya mau menguasai kendaraan, langsung dijual lewat online kurang lebih Rp7 juta, dengan hasilnya dibelikan HP iPhone,” ujarnya.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, YA yang diketahui tidak memiliki pekerjaan mengaku baru pertama kali melakukan aksi kejahatan tersebut.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 479 KUHP dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pencurian dengan kekerasan. Pelaku terancam hukuman pidana penjara paling lama sembilan tahun.(yr)
