Sorotjakarta,-
Ajang Kontes Sapi bertaraf nasional kembali digelar. Kali ini, helatan bergengsi yang memperebutkan Piala Presiden tersebut diselenggarakan di Lapangan Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 3- 4 Oktober 2026.
Ketua Panitia Kontes Sapi, Sumardi, mengatakan acara ini merupakan agenda rutin yang diadakan beberapa kali dalam setahun dan berpindah dari satu daerah ke daerah lainnya.
“Ini untuk acara kontes ini kan memang sudah agenda rutin ya. Kami untuk setahun bisa dua kali, kadang tiga kali. Dan kita bergulir dari daerah ke daerah, pernah di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jakarta, kemudian hari ini di Bogor, Pakansari, dan nanti pernah juga di Lampung,” ujar Sumardi saat ditemui di lokasi acara, Lapangan Pakansari, Bogor.
Sumardi menjelaskan, peserta kontes datang dari berbagai penjuru Indonesia, mulai dari wilayah Pulau Jawa hingga luar Pulau Jawa.
“Kali ini ada dari Jawa, dari Jawa Barat, DKI, sampai dengan Jawa Timur, Jawa Tengah. Pun dari Lampung, dari Borneo Kalimantan juga ada,” jelasnya.
14 Kelas Dilombakan, Ada Kelas Unik
Pada helatan tahun 2026 ini, ajang kontes menghadirkan kategori yang lebih lengkap. Sumardi menyebut ada 14 kelas yang dibuka untuk mengakomodasi berbagai jenis sapi.
“Tahun ini yang berbeda dari jumlah kelasnya, kita ada 14 kelas yang biasanya kurang dari itu. Dan kita juga mengangkat kelas unik, jadi semua diakomodasi. Mulai dari kelas pedet, remaja, sampai kelas ekstrem yang paling besar,” paparnya.
Terkait kriteria penilaian Juara Umum, Sumardi menerangkan bahwa gelar tersebut tidak didapatkan dari satu sapi saja, melainkan hasil akumulasi poin.
“Juara Umum ini sebetulnya bukan satu sapi, karena adalah juara akumulasi dari setiap farm untuk beberapa sapi. Misalnya satu farm mengirim kelas pedet, non-poel, kelas PO, dan sebagainya, lalu diakumulasi nilainya. Yang terbanyak itulah menjadi Juara Umum,” ungkap Sumardi.
Sajian Edukasi dan Hiburan untuk Masyarakat
Selain menjadi ajang bergengsi bagi para peternak, kontes ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus hiburan bagi masyarakat luas.
“Harapan saya, pertama kami bisa menyajikan suguhan edukasi, sosialisasi, sekaligus hiburan untuk masyarakat,” tuturnya.
Acara penyerahan piala dan puncaknya juga bakal dihadiri oleh sejumlah pejabat negara. Sejak malam sebelumnya, beberapa tokoh daerah dan pejabat nasional sudah menyempatkan hadir meninjau persiapan ajang tersebut.
“InsyaAllah para pejabat hadir. Dari semalam Pak Bupati juga hadir, Ketua MPR juga semalam datang,” pungkas Sumardi.(yr)
