Biak Numfor,sorotjakarta.com
Pemerintah Daerah bersama DPR Kabupaten Biak Numfor meluncurkan Job Fair 2026 Bursa Kerja sebagai langkah konkret menekan angka pengangguran di kalangan generasi muda. Program ini merupakan hasil evaluasi dan koordinasi selama setahun penuh di tahun 2025.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Biak, Markus O. Mansnembra dengan dukungan dana Otonomi Khusus. Sebanyak 21 perusahaan dari unsur BUMN, BUMD, dan swasta turut berpartisipasi sebagai penyedia lapangan kerja.
“Kami dengan DPR kurang lebih setahun melakukan evaluasi dan rapat dengar pendapat. Ini menjadi bagian penting bagaimana kita menyelamatkan generasi kita,” ujar Bupati saat di wawancarai media ini.
Bupati menegaskan Job Fair 2026 tidak hanya seremonial. Kegiatan ini akan dijadikan sarana evaluasi untuk menentukan apakah program serupa perlu dilanjutkan atau ditingkatkan kapasitasnya ke depan.
Apa yang kita lakukan hari ini akan kita evaluasi. Supaya ke depan kita bisa meminimalisir tingkat pengangguran yang cukup tinggi di Kabupaten,” jelasnya
Berdasarkan data, saat ini terdapat 56 perusahaan yang beroperasi di Biak. Ke depan, DPR berencana memfasilitasi pertemuan dengan 58 perusahaan untuk mendorong pembukaan lapangan kerja yang lebih luas.
Selain fokus pada pasar kerja lokal, Job Fair 2026 juga membuka ruang bagi pencari kerja untuk menjangkau peluang di luar daerah. Pemerintah bahkan menargetkan Jepang sebagai salah satu negara tujuan untuk program magang dan kerja.
“Kami ketahui Jepang ini salah satu negara tujuan. Kami berharap tahun depan program ini juga sudah bisa jalan. Tentunya kita butuh dukungan DPR,” ujar Bupati
Pemda mengapresiasi komitmen 21 perusahaan yang sudah berkontribusi pada pelaksanaan Job Fair tahun ini. Dinas Tenaga Kerja juga diminta untuk mengundang para pencari kerja agar mendapatkan informasi seluas-luasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPR Adrianus Mambobo.S.Pd.M.M menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini. Ia menyebut pemberdayaan melalui dana Otsus memiliki tiga fungsi utama: pemberdayaan, penguatan, dan kemandirian.
Apa yang dilakukan hari ini berarti kita mulai memberdayakan anak-anak kita. Kami juga akan mengundang 58 perusahaan untuk membantu pemerintah daerah,” katanya.
Pemda dan DPR berkomitmen untuk terus bersinergi membangun Biak Numfor melalui pembukaan akses kerja yang berkelanjutan bagi generasi muda. (Herikson W Kbarek)
