Oktober 9, 2026

Sorotjakarta,-
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua, Lukas Christian Sohilait, memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme para peserta yang menghadiri Jamnas ke-XII 2026. Lukas menilai, keterbatasan anggaran yang dialami berbagai pemerintah daerah tidak menyurutkan semangat peserta untuk hadir.

“Pertama, kita kasih apresiasi dulu untuk kegiatan Jambore Nasional hari ini. Karena hari ini seluruh Pemda di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia itu mereka mengalami defisit atau efisiensi yang luar biasa,” kata Lukas Christian Sohilait saat memberikan keterangan pada awak media Jumat (14/8/2026).

Meskipun dalam kondisi efisiensi anggaran, Lukas mengaku bangga melihat kehadiran anak-anak dan peserta dari berbagai wilayah yang dinilainya sangat luar biasa. Menurutnya, antusiasme peserta mampu mengalahkan keterbatasan yang ada.

“Laporan yang kita dengar bahwa kehadiran semua peserta anak-anak yang dikirim untuk Jambore Nasional itu luar biasa. Artinya apa? Artinya bahwa semangat mereka itu membuat sehingga efisiensi itu tidak ada apa-apanya,” tegasnya.

Lukas menambahkan, keikutsertaan kontingen dari Papua dalam momentum Jambore Nasional ini memberikan dampak positif dan nilai tambah yang besar bagi generasi muda Papua.

“Bagi kami pribadi, khususnya keluarga Papua, ini momentum yang luar biasa. Paling tidak anak-anak mereka mendapat tiga hal besar. Hal yang pertama mereka dapat teman, pasti dapat teman di mana-mana banyak,” jelas Lukas.

Selain menambah jejaring pertemanan, ia menyebut para peserta juga pulang dengan membawa pengalaman berharga dan ilmu pengetahuan baru dari interaksi antardaerah.

“Hal yang kedua itu mereka mendapat pengalaman. Tapi yang ketiga mereka menambah ilmu di sini. Kalau masing-masing daerah datang hanya bawa dua ilmu, hari ini mereka dapat ilmu yang luar biasa lain selain pengalaman,” paparnya.

Ia berharap seluruh rangkaian acara yang berlangsung hingga akhir Agustus ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para peserta untuk menorehkan sejarah bagi daerahnya masing-masing.

“Kita berharap selama beberapa hari sampai dengan tanggal 20 ini ada banyak hal-hal yang akan mereka torehkan dan buat bagi sejarah mereka masing-masing, dan mereka akan pulang kembangkan itu di daerah masing-masing,” pungkasnya.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!