April 20, 2026

Sorotjakarta,-
Rektor Universitas Dian Nuswantoro Udinus, Prof. Pulung Nurtantio Andono dipercaya sebagai Wakil Ketua Bidang Sistem Informasi Pengurus Pusat Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) periode 2025-2030. Amanah itu resmi diterimanya dalam rangkaian Rembug Nasional bertema Arah Pendidikan Tinggi Menuju Indonesia Emas 2045.

Prof Pulung berharap amanah baru ini bisa menjadi dorongan untuk memperkuat integrasi digital dalam struktur APTISI. Ia menilai transformasi sistem informasi menjadi elemen penting untuk mempersatukan data, mempercepat layanan organisasi, dan meningkatkan kapasitas anggota APTISI di seluruh wilayah.

“Saya sangat berterima kasih karena bisa mendapatkan amanah yang cukup besar di APTISI sebagai pengurus pusat. Semoga saya bisa berkontribusi mengembangkan kualitas APTISI di berbagai wilayah”, ungkapnya dalam siaran pers, Kamis (20/11/2025).

Pelantikan ini disaksikan langsung oleh 1.500 peserta yang terdiri atas pimpinan PTS dan pengurus wilayah di The Krakatau Grand Ballroom, TMII, Jakarta, Senin (17/11/2025). Disaksikan oleh ribuan pimpinan PTS yang hadir, Robot Sekar Gamelan Nuswantoro juga mendapatkan panggung khusus. Prof Pulung menjelaskan, inovasi tersebut menggabungkan kecanggihan teknologi modern dengan alat musik tradisional gamelan Jawa, sehingga bisa dimainkan secara otomatis selama 24 jam. Inovasi ini juga lahir dari sebuah mengungkapkan alat musik tradisional yang hanya dipajang saja dan sudah mulai ditinggalkan.

Robot Sekar Gamelan juga mendapat kesempatan untuk dihibahkan kepada Presiden Indonesia melalui Ketua Dewan Pembina Forum Masyarakat Indonesia Emas, Hashim Djojohadikusumo.

“Momen ini sangat bahagia bagi Udinus karena Presiden dengan senang hati menerima inovasi kami,” kata Prof. Pulung.

Selain Rektor Udinus, Ketua Senat sekaligus pendiri kampus, Prof. Edi Noersasongko, juga mendapatkan sorotan tersendiri. Ia kembali dipercaya sebagai salah satu Pembina APTISI Pusat, bersama tokoh ternama dari PTS di seluruh Indonesia.

Prof. Edi juga memperkenalkan berbagai inovasi yang lahir berkat dorongan dari kampus, seperti Robot Catur Kampus Udinus Rocaku dan Becak Listrik Kampus Udinus Becikku. “Tentu saja penghargaan harus diberikan kepada mereka yang terus memberikan dorongan dan motivasi,” ungkapnya.

Sumber: rri.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *