Sorotjakarta,-
Olahraga Padel kian populer di Indonesia, kepopuleran olahraga ini perlahan namun pasti menjadi gaya hidup baru masa kini seperti di kota kota besar yakni Jakarta, Bali, Surabaya dan Medan.
Demikian dikatakan, Mochtar Sarman selaku Wakil Ketua Umum I Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI ) kepada media sorotjakarta.com baru-baru ini.
Pria ini menerangkan olahraga Padel mirip dengan tenis, terutama bentuk raket, bola hanya perbedaanya di lapangan yang lebih kecil dan
di kelilingi kaca atau tembok yang dirancang untuk memantulkan bola Padel.
Menurut Mochtar Sarman, saat ini olahraga Padel sangat diminati karena mudah dipelajari, semua orang bisa memainkan, Padel ini sangat sosial sebab mainnya tidak single, Padel hanya dimainkan dalam format ganda atau oleh empat orang yang menuntut kerjasama tim, otomatis sudah ada komunitas atau lingkaran pertemanan, kemudian bermainnya di ruang tertutup, dan setelah bermain aktifitas biasanya di lanjutkan dengan kumpul- kumpul atau nongkrong.” Terangnya.
“Olahraga Padel contoh nyata dalam trend olahraga yang kian berkembang sehingga tidak heran jika olahraga Padel mulai dicintai banyak orang di Indonesia, yang diketahui Padel adalah olahraga menyenangkan sekaligus menyehatkan. Sehingga olahraga Padel memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa bagi para pemain dari berbagai kelompok usia, cocok dimainkan dari lintas usia dan generasi.”
Meski olahraga Padel ini masih baru di Indonesia namun telah bwrhasil mengharumkan nama baik Indonesia di tingkat dunia.
Ia menuturkan prestasi tersebut yakni pada bulan October lalu, tim nasional Padel putri Indonesia meraih peringkat ke ketiga pada kejuaraan FIP Asia Cup 2025 di Doha Qatar dengan mengungguli Kuwait, Bahrain, Philipina, Thailand dan Australia.
Ia berharap kedepan Pemerintah lebih banyak lagi menggelar turnamen -turnamen di tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi, hingga internasional, pasalnya saat ini Padel Putri tengah menggelar turnamen tingkat nasional yang berlangsung sejak 6 hingga 8 November 2025 yang diresmikan oleh pejabat Kementerian Pemuda dan Olahraga serta pihak-pihak terkait.(yr)
