Sorotjakarta,-
Mahasiswi program studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Panca Sakti Kylau Hermayanthi Putri Pasu berhasil menyandang juara pertama putri Duta Kesehatan Kota Bekasi tahun 2024.
Kylau sapaan akrap Kylau Hermayanthi Putri Pasu ini mampu menyisihkan 40 peserta lain yang berasal dari perwakilan Puskesmas se Kota Bekasi. Acara ini di selenggarakan oleh Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Kesehatan.
Mahasiswi semester III program studi Bahasa Inggris ini mewakili Puskesmas Kelurahan Jatirahayu sekaligus lokasi kampus tempat ia menimba ilmu saat ini tepatnya di Jalan Raya Hankam, No 54, Jatirahayu, Kec. Pd. Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Mahasiswi berhijab yang genap berusia 20 tahun pada 12 Oktober lalu menuturkan pada media ini, bahwa dalam mengikuti lomba duta kesehatan ia hanya berbekal pada kepercayaan diri yang tinggi, kemampuan komunikasi atau publik speaking serta dukungan dan suport dari semua pihak.
Lebih lanjut kata gadis lulusan SMK Kesehatan ini terkait publik speaking, selama ini ia telah mengasah bakatnya dan berhasil, hal tersebut dibuktikan dengan seringnya ia dinobatkan sebaga sosok pembawa acara atau MC dalam acara-acara dilingkungan kampus maupun luar kampus, sehingga ia mengaku dalam pemaparan program afirmasinya dalam lomba Duta Kesehatan dengan mengangkat penyakit diabetes dan hipertensi sebagai program afirmasinya di hadapan para dewan juri tidaklah kesulitan.
“Prinsipnya selama aku melakukan afirmasi positif aku akan berani-berani aja.” Kata Kylau pada media Senin, 14/10/2024.
Dalam ajang pemilihan duta Kesehatan yang diselenggarakan oleh Pemda Kota Bekasi bahwa penilaian dewan juri terfokus pada apa yang menjadi program dan tujuan advokasi yang dipaparkan oleh perwakilan masing-masing Puskesmas dengan landasan mengacu pada kesehatan masyarakat di Kota Bekasi.
“Setiap peserta duta kesehatan dari perwakilan masing-masing wilayah harus memiliki program advokasi, lalu apa sih tujuan dari progran advoksi mereka, kalo saya sendiri program advokasi adalah diabetes dan hipertensi.” Ujar Kylau lagi.
Terkait penyakit diabetes dan hipertensi yang menjadi topik pemaparannya, Kylau menegaskan jika Diabetes dan Hipertensi kini menyasar kalangan ada muda dan remaja, artinya kata Kylau bukan berarti anak muda dan remaja tidak terkena penyakit tersebut walupun beberapa tahun lalu penyakit diabetes dan hipertensi lebih mendominasi kalangan orang tua, namun tidak di jaman sekarang.
“Kalo dulu itu penyakit orang tua, sekarang diabetes dan hipertensi lagi ngetrend di kalangan anak-anak muda, nah itu tugas kita untuk melakukan sosialisasi, mengedukasi ke sekolah-sekolah.” Terang Kylau.
Dengan terpilihnya ia sebagai juara pertama putri Duta Kesehatan, Kylau mengucapkan terimakasih terhadap semua pihak yang telah membantunya sejak awal proses seleksi hingga ia meraih juara pertama putri duta kesehatan Kota Bekasi, serta ucapan terimakasih secara khusus kepada seluruh sivitas akademika Universitas Panca Sakti yang telah mensupportnya.
“Karena semenjak mengikuti seleksi saya tidak bisa mengikuti kelas dikarenakan oleh kesibukan namun pihak kampus dapat mengerti, saya juga mendapat apresiasi dari dosen-dosen salah satunya ucapan selamat dan sukses yang tertulis dalam bener di halaman kampus.” Ujarnya lagi.
Kini Kylau tengah mempersiapkan diri untuk melaju ketingkat Provinsi mewakili Kota Bekasi dalam ajang pemilihan duta Kesehatan yang akan berlangsung dalam waktu dekat.
Atas perestasinya Kylau gadis berhijab ini diganjar hadiah oleh Pemda Kota Bekasi berupa sertifikat, uang pembinaan dan sponsor dari Telkomsel.
Kylau berharap semoga Universitas Panca Sakti semakin sukses, semakin banyak melahirkan mahasiswa-mahasiswa yang berprestasi tidak hanya berprestasi di akademik namun juga di non akademik, baik dalam atau luar kampus.(yr)
