Sorotjakarta,-
Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) menggelar acara Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (Pindeskel) tahun 2023 di Jakarta.
Acara tersebut diselenggarakan selama tiga hari sejak 10 hingga12 November 2023, dengan tema “Inovasi Desa dan Untuk Indonesai Maju dan Berdaya Saing.
Acara tersebut di buka oleh Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendagri Tomsi Tohir Balaw didampingi Pelaksana Harian (Plh) Dirjen Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) La Ode Ahmad P Bolombo, Sekretaris Ditjen Bina Pemdes
Paudah. Dan turut dihadiri oleh para Direktur di lingkungan Bina Pemdes.
Dalam acara tersebut juga di pamerkan hasil-hasil produk dan inovasi desa se Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, hadir dalam ajang Pindeskel tersebut.
Frits Sampurnama S.H., M.A.P. selaku Kepala Dinas, menuturkan bahwa kehadirannya bersama sekitar 52 orang kepala desa dan lurah di acara tersebut merupakan dukungan dari Pemda Poso dalam rangka meningkatkan produk-produk unggulan di Poso untuk Indonesia maju dan berdaya saing.
Dalam pameran tersebut ia juga membawa langsung beberapa produk unggulan untuk di promosikan
“Ada minyak kelapa murni, ada keripik dari batok buah kakau, yang selama ini di buang tetapi oleh masyarakat dijadikan cemilan keripik enak dan telah memiliki nilai jual.” Kata Frits, di lokasi acara.
“Ada juga madu yang diambil dari hutan belantara di Poso, lalu ada topi adat yang terbuat dari kulit kayu yang di sebut siga.” Tambah Frits lagi.
“Ada juga bawang goreng yang hanya ada di Palu, rasanya enak, gurih dan renyak, dan bawang ini telah di ekspor ke luar negeri.”
“Lalu ada juga jam dinding dari kayu eboni.”
“Kami berharap pameran ini tidak berhenti sampai disini, tidak hanya memberikan penghargaan tetapi ada sesuatau dari Kementerian secara khusus yang dapat memicu untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagaimana desa dan kelurahan itu bisa menghasilkan sesuatu bagi masyarakat ” Harap Frits.
