Connect with us

Nasional

Pensiunan Kereta Api Menangkan Lagi Gugatan Kasasi Lawan PT. KAI

Sorotjakarta,-
Untuk kesekian kalinya gugatan para pensiunan PT. KAI terkait Kekurangan Kompensasi pensiun kepada Manajemen PT. KAI dimenangkan oleh Mahkamah Agung dalam putusan kasasi No. 344 K/Pdt.Sus-PHI/2023, Tanggal 16 Maret 2023.

“Keputusan kasasi tersebut bersifat Inkrah, Kemenangan para pensiunan sebagai penggugat untuk kesekian kalinya membuktikan bahwa PT. KAI terbukti melakukan kesalahan dalam membayarkan kompensasi PHK kepada para pekerja PT. KAI yang memasuki masa pensiun” ujar Agus Dwi wuryanto selaku Ketua Persaudaraan Pensiunan Kereta Api (P2KA).

Sebagai Perusahaan Plat Merah, PT. KAI seharusnya segera berbenah memperbaiki diri dengan lebih patuh menjalankan peraturan-peraturan yang berlaku dan mengedepankan empati terhadap karyawannya, bukan mengedepankan arogansi melawan karyawan sendiri yg sudah pensiun dipengadilan, terlebih para pensiunan yang tidak memiliki daya dan upaya untuk melawan Perusahaan Raksasa sebesar PT. KAI.

“Kasihan, para pensiunan itu sudah para sepuh jika harus melawan perusahaan Negara yang besar sekelas PT. KAI di Pengadilan hingga Mahkamah Agung dengan waktu yang cukup lama, Ibarat Pertarungan ini Kurcaci vs Goliath, Zalim” kata Agus Dwi wuryanto yang juga berprofesi sebagai Pengacara.

Namun begitu Agus Dwi Wuryanto, SH selaku Ketum Persaudaraan Pensiunan Kereta Api(P2KA) dan atas nama Yayan dkk, sebagai penggugat mengucapkan terima kasih kepada Hakim Mahkamah Agung yang telah memutuskan gugatan mereka dengan putusan Inkrah dan berkeadilan, memenangkan gugatan para pensiunan dengan menghukum PT. KAI membayarkan kekurangan kompensasi PHK kepada para penggugat.

Dalam wawancara melalui sambungan telepon saat beliau menghadiri aksi demo Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) yang menuntut PT. KAI memberikan kesejahteraan yang adil, Agus selaku Ketua Persaudaraan Pensiunan Kereta API sekaligus Kordinator Pantau BUMN menyampaikan akan mengirimkan surat Kepada Menteri BUMN Erick Thohir untuk meminta memberhentikan Didiek Hartantyo sebagai Direktur Utama PT KAI, karena dinilai keberadaannya di PT. KAI selama ini tidak membawa maslahat dan perbaikan untuk pemangku kepentingan/ stakeholder PT. KAI, terutama bagi karyawan PT. KAI dan para pensiunan yang hingga kini masih banyak masalah terkait kesejahteraan dan hak-hak karyawan serta pensiunan yang belum dipenuhi, seperti hak jaminan kesehatan para pensiunan yg sebelumnya di jamin perusahaan, gaji tiga belas dan tunjangan hari raya bagi para pensiunan, yang selama ini diberika, namun saat Didiek manjabat sebagai Dirut PT. KAI kebijakan tersebut dihilangkan, sehingga lebih dari seribu orang pensiunan merasa di zalimi, bahkan sejak kepemimpinan Didiek Hartantyo kami menduga banyak kebijakan yang dijalankan melanggar prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) di perusahaan.

Menyikapi putusan MA No. 344 K/Pdt.Sus-PHI/2023, tertanggal 16 Maret 2023, Agus Dwi Wuryanto, SH selaku Ketua Persaudaraan Pensiunan Kereta Api(P2KA), bersama tim Kuasa Hukum dan para penggugat akan menyampaikan surat kepada manajemen PT. KAI, dengan harapan Manajemen PT.KAI memiliki itikad baik untuk menjalankan putusan Mahkamah Agung tersebut secara sukarela, dan apabila PT.KAI tidak juga mematuhi putusan Kasasi, seperti putusan-sebelumnya maka para penggugat bersama kuasa hukum akan melakukan eksekusi putusan melalui pengadilan.

Agus juga menghimbau kepada para pensiunan PT KAI lainnya yang selama ini merasa dirugikan oleh PT KAI agar dapat segera melaporkan ke P2KA untuk melakukan gugatan serupa.(yr)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Nasional

error: Content is protected !!