Connect with us

Berita Terkini

3 Kades di Kabupaten Sintang Kunjungi Tiga Kementrian di Jakarta Sampaikan Usulan

Sorotjakarta,-
Demi menyuarakan keluhan dari masyarakatnya 3 Kepala Desa dari Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat mengunjungi Kementrian Kesehatan, Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dan Kementrian ATR/ BPN yang mereka anggap mampu menjawab permasalahan di Desanya.

Ketiga Kepala Desa tersebut berasal dari satu Kecamatan Ketungau Tengah di Kabupaten Sintang, mereka adalah Amir Stepenli Kades Margahayu, Rafael Kades Mungguh Gelombang dan Stiben Kades Engkitan. Mereke bertujuan untuk menyampaikan secara langsung permasalahan yang mereka hadapi selama ini.

Adapun permasalahn dari ketiga Kades yang mereka bawa dari Desa yakni terkait pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat(Puskesmas) yang belum ada didesanya, Gedung Sekolah SMP dan SMK yang juga belum ada dan persoalan Perizinan.

Amir Stepenli Kades Margahayu, kepada media mengatakan, bahwa didesanya tidak ada Puskesmas, jika ada masyarakat yang sakit harus menempuh perjalanan sekitar 4 jam ke kota Kecamatan.
Begitu juga dengan Gedung sekolah SMP yang belum ada, semoga Pemerintah mau mendengar keluhan kami dan usulan kami untuk mendapatkan prioritas pada tahun 2022.

Begitu juga dengan Kades Rafael dan Kades Stiben yang memiliki keluhan yang sama mengenai belum adanya gedung sekolah SMK, SMP dan Puskesmas, meskipun ia telah mengibahkan tanah seluas 5 hektar untuk pembangunan sekolah SMK, namun hingga saat ini belum terlaksana.

“Kami telah berkoordinasi dan menyerahkan proposal kepada pihak Kementrian, namun tanggapannya bahwa untuk pembangunan di tahun 2021 belum ada dikarenakan oleh pandemi covid 19.” Ucap Steben di dampingi oleh 2 rekannya, pada Senin, 29/11/2021 di Jakarta.

“Dari pihak Kementrian Kesehatan meminta untuk pembangunan Puskesmas agar diusulkan oleh Pemda Kabupaten sesuai prosedurnya.” Tambah Stiben.

Stiben dan Kades lainnya berharap kepada pemerintah pusat agar mendengar dan menjawab harapan-harapan kami yang berada jauh di daerah perbatasan dengan negara tetangga Malaysia.

“Selanjutnya kami akan berkoordinasi dan akan menghadap kepada pak Bupati. untuk menyampaikan masukan dari pihak Kementrian.” Tutup Stiben didampingi oleh Amir Stepenli dan Rafael.(r/k)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Terkini