P3W Hadiri Sidang Perdana Perkara Permohonan Pengajuan Keberatan, Semoga Masih Ada Secercah Harapan

P3W Hadiri Sidang Perdana Perkara Permohonan Pengajuan Keberatan, Semoga Masih Ada Secercah Harapan

Sorotjakarta,-
Pengurus P3W (Perkumpulan Pemegang Polis WanaArtha) terus berusaha memperjuangkan hak-haknya yang selama ini belum di selesaikan oleh manajemen Wana Artha. Hal ini terkait kasus PT Asuransi Jiwa Sraya dengan terdakwa Benny Tjokrosaputro alias Benny Tjokro.

“Hari ini P3W menghadiri sidang perdana untuk perkara
permohonan pengajuan keberatan atas dirampasnya barang bukti WanaArtha
atas keputusan sidangnya Benny Tjokro dalam kasus Jiwasraya.” Ucap Humas P3W Freddy Handojo W saat di di wawancarai media di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat, 22/1/2021.

“Dalam putusan pengadilan Benny Tjokro tersebut ada sub rekening efek milik WanaArtha yang ikut di rampas sebagai pengganti kerugian negara, itulah keputusan Majelis Hakim.” Terang Freddy.

Lanjut ucap Freddy, “Kami tidak ingin tinggal diam melihat kondisi ini walaupun kami tahu bahwa domain untuk kasus hukum tersebut bukan pada kami karena kami adalah investor dan nasabahnya WanaArtha tetapi disini kami berjalan bersama-sama dengan WanaArtha untuk mengusahakan dan berjuang agar Pengadilan Negeri dapat melepaskan aset Wana Artha karena kami hanya nasabah yang tidak tahu benang merahnya dimana antara Jiwasraya dan Wana Artha.” Terang Freddy.

masih ucap Humas P3W, “Karena uang nasabah tersebut sangat diperlukan, sangat di butuhkan, dimana sebagian dari nasabah tersebut ada yang sudah lanjut usia, ada juga yang menabung untuk masa pensiun/masa tuanya. Ada yang hidupnya bergantung dari uang simpanan yang telah diinvestasikan seluruhnya kepada WanaArta.” Jelas Freddy.

“Kami nasabah WanaArtha bukan nasabah Jiwasraya, seandainya kami nasabah Jiwasraya kami dapat memaklumi.” Tutur Freddy lagi

Sementara Ketua P3W menyampaikan harapannya kepada pemerintah untuk hadir dipihak kami, kami butuh keadilan sosial, uang yang kami kumpul dari muda hingga pensiun ternyata hilang begitu saja. Di rampas, kami minta klarifikasi.” Harap Johanes Buntoro Fistanio.

Di ketahui dalam sidang perdana yang berlangsung sekitar 15 menit tersebut Hakim menanyakan tentang legal standing P3W, lalu Ketua langsung Menunjukan dokumen akte pendirian P3W yang berstatus sah secara hukum dan terbukukan dalam Akte Notaris.

Dalam sidang tersebut Hakim juga menyatakan bahwa surat keberatan yang di ajukan pemohon telah diterima oleh termohon dan semua kelengkapan telah di nyatakan memenuhi persyaratan. Pihak termohonpun meminta waktu 3 minggu yakni sidang akan di lanjutkan pada tanggal 15 Februari 2021 dengan agenda mendengarkan jawaban pihak termohon.

Usai sidang perdana beberapa pengurus P3W yang hadir berharap semoga masih ada secercah harapan dari pihak termohon agar bisa menerima pengajuan keberatan nasabah-nasabah anggota P3W.(ke)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan