Maret 7, 2026

Sorotjakarta,-
STKIP Panca Sakti resmi berstatus Universitas Panca Sakti Bekasi melalui SK Mendikbud No. 575/ M/2020 yang di serahkan langsung oleh Kepala L2DIKTI Prof. DR.Uman Suherman AS. M. Pd. KPD kepada pengurus Yayasan Panca Sakti Bekasi di Bandung pada tanggal 20 Juni 2020. Ini tentu berkat kolaborasi tiga Perguruan Tinggi antara lain, STKIP Panca Sakti, STIE Indonesia Raya dan STIMIK Cikarang, sehingga terwujudlah apa yang kita harapkan bersama, termasuk berkat dukungan semua pihak dan stake holder lainnya.

Hal ini diucapkan Ketua Pengurus Yayasan Panca Sakti Bekasi, Drs, Nursal, MM, ketika diwawancara di kampus Universitas Panca Sakti Bekasi, Senin, 22/6/2020.

Dikatakan Nursal, kolaborasi dari tiga kekuatan besar dari tiga yayasan dan tiga perguruan tinggi ini
dipadukan menjadi satu sehingga kita harapkan kekuatan bersama ini akan mendongkrak peningkatan dan kemajuan universitas di masa yang akan datang.

“Semoga Universitas Panca Sakti Bekasi dalam upaya menjalankan visi-misinya yakni turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa, semakin maju dan berkembang semakin dipercaya masyarkat, mutu dan kualitas pendidikan semakin baik, sebagaimana harapan kita semua,” ucap Nursal berharap.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Panca Sakti Zaharuddin, SE, MM, Ph.D, menegaskan, Panca Sakti University (PSU) mulai sekarang ini tentu akan selalu berbenah diri dan meningkatkan kinerja di berbagai sektor, agar Universitas Panca Sakti ke depan semakin eksis maju dan berkembang dengan baik sebagaimana harapan bersama semua pihak.

Dikatakan Zaharuddin, di daerah Bekasi sendiri kompetisi juga cukup ketat karena pada tahun ini pada 2020 ini ada 4 Universitas dan perguruan tinggi yang baru dibentuk, jadi upaya untuk menyikapi kompetitor adalah dituntut harus memiliki kelebihan dan memiliki ciri khas, yang mana ciri khas yang dimiliki Universitas Panca Sakti yakni KEIKHLASAN. Berikutnya adalah tingkat akreditasinya kategori memuaskan, termasuk pelayanan (service) juga harus memuaskan untuk seluruh program study, semua pimpinan termasuk karyawan harus memberikan pelayanan dengan tulus, inilah ciri khas kita yang harus dipertahankan, sehingga terbangunlah trush atau kepercayaan itu, kalau tingkat kepercayaan masyarakat tinggi tentu jumlah mahasiswa pun menjadi banyak, di samping itu juga kinerja marketing dan pemasaran juga sangat mendukung tingkat keberhasilan, yakni target jumlah penerimaan mahasiswa baru bisa tercapai, ini sangat tergantung oleh kamampuan marketing,” terang Zaharuddin.

Dikatakannya, jumlah dosen sesuai yang sudah ada tinggal merubah pola pikir dosen, sekarang dosen dianjurkan menerapkan pola e-learning, sesuai anjuran Dirjen Dikti, karena di era Covid19 ini diharapkan akan sistem e-learning, termasuk ke depan pola e-learning akan semakin ditingkatkan guna semakin meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Universitas Panca Sakti.

“Target mahasiswa baru pada tahun ajaran baru 2020 sekaligus tahun pertama Universitas Panca Sakti sekarang ini sebanyak 1000 sampai dengan 1500 mahasiswa baru,” tegas rektor Universitas Panca Sakti, Zaharuddin.

“Pada tahun ini ada program bea siswa dari negara sebanyak 100 orang calon mahasiswa, program bea siswa tersebut mahasiswa akan diberikan biaya transportasi sebanyak Rp. 700.000, tiap bulan, ini kesempatan bagi calon mahasiswa baru untuk segera mendaftarkan diri,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Anggota Pembina Yayasan Panca Sakti Bekasi, Dr, M Taupan Yudono, Ir, MM, mengaku merasa bersyukur atas keberadaan Universitas Panca Sakti, kolaborasi tiga perguruan tinggi ini dan marger menjadi Universitas membuatnya merasa semakin optimis ke depan bisa maju dan berkembang dengan baik.

Ia berharap dalam upaya meningkatkan kuantitas mahasiswa di era vandemi covid-19 ini, tingkat daya beli masyarakat menjadi pertimbangan utama.

“Semoga Universitas Panca Sakti pada tahun ajaran baru ini target penerimaan mahasiswa baru dapat tercapai dengan baik.” harap M. Taupan. (yurike)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *