Sorotjakarta,-
Langkah Sebagian kader Golkar yang bertujuan mensegerakan terlaksananya Munas kendati tidak sesuai Waktu,di duga ingin merebut kekuasan Partai Golkar, dan selanjutnya bertujuan untuk ikut merekom dan menyusun nama – nama menteri dan pimpinan MPR dan DPR, dengan upaya mengumbar opini kata kosong di ruang publik dan cendrung menjelekkan kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar, hal ini bisa dipandang sebagai tindakan yang berpotensi menjatuhkan Partai Golkar di mata Partai Koalisi Pengusung Presiden dan Wakil Presiden terpilih, serta masyarakat.
Demikian dikatakan Ketua Badan Advokasi Hukum Dan Ham DPP Partai Golkar Robi Anugrah Marpaung di Jakarta belum lama ini (27/6/2019).
Dikatakan Roby, sesungguhnya Kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar saat ini cukup sukses melaksanakan Panca Sukses, diantaranya telah Sukses konsolidasi, reformasi dan transformasi Partai Golkar sebagai Partai yang digandrungi kaum Muda Generasi Melenial, sebut saja salah satunya dengan menunjuk pimpinan Lembaga Bakumham Partai Golkar di isi advokat Muda, kepercaayan kepada Generasi Muda, menunjukkan Ketua Umum Sukses akselerasi kaderisasi dan pembinaan keanggotaan.
Politisi partai Golkar yang akrab disapa RAM ini juga menegaskan, Ketum Airlangga telah sukses menghilangkan stigma Partai Golkar yakni Partai selalu kalah dalam mengusung calon presiden dan Wakil Presiden, terbukti sebagai Partai yang pertama sekali mendukung pencalonan Bapak Jokowi telah sukses memenangkan Bapak Jokowi sebagai Presiden Indonesia untuk periode kedua.
RAM sangat mengharapkan kepada Senior Golkar, Calon Ketua Umum beserta Tim sukses untuk saling menjaga kebesaran Partai Golkar, dengan tidak lagi mengumbar kata kata kosong, tidak beretika yang bertujuan menjatuhkan Ketua Umum, karena Ketua Umum adalah representasi Partai Golkar.
“Selanjutnya Badan Advokasi Hukum dan Ham Yang dibentuk untuk menjaga marwah partai Golkar akan senantiasa melakukan langkah advokasi hukum bagi siapa saja Yang ingin menjatuhkan nama baik Ketua Umum dan Partai Golkar tidak terkecuali, untuk itu kami menghimbau seluruh kader disemua tingkatan juga termasuk yang diluar, agar berpolitik santun dan bijak, dengan berpikir dulu sebelum menyampaikan pandangan diruang publik,” jelas RAM mengakhiri. (yr)
