Maret 7, 2026

Sorotjakarta,-
Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam, Kanwil Kementrian Agama, Prov. DKI Jakarta, H.Wahyudin, M. Pd baru-baru ini membuka secara resmi acara pembinaan dan pelatihan pimpinan lembaga TKQ/TPQ se DKI Jakarta, bertempat di Aula Jayakarta, Gd Kanwil Kementerian Agama DKI Jakarta, Selasa, 23/6/2019.

ketika diminta komentarnya usai membuka acara Wahyudin mengatakan, apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pokja TKQ-TPQ DKI Jakarta karena ini merupakan pertama kali diadakan di era kepemimpinan Ade Syaefudin selaku Ketua Pokja DKI Jakarta dalam rangka meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan dan pembelajaran di tingkat pendidikan usia dini TKQ dan TPQ baik terkait managerial atau tata kelola pendidikan sehingga mutu dan kwalitas pendidikan di tingkat TKQ/TPQ nantinya sesuai dengan harapan pemerintah dan masyarakat.

Dikatakan Wahyudin, pelatihan ini akan diikuti oleh Pokja di lima kota madya dan satu Kabupaten, yakni Pokja Jakarta Pusat, Pokja Jakarta Selatan, Barat, Utara dan Kepulauan Seribu, seluruhnya akan mengadakan hal yang sama untuk tindak lanjut dari apa yang hari ini dilakukan, jelas Wahyuddin.

Lebih lanjut di katakan Wahyudin, kompetensi para guru yang diharapkan paling tidak ada empat kompetensi, yakni pertama kompetensi pedagogik yakni penguasaan materi, pembelajaran termasuk teknik mentransfer ilmu yang baik sehingga anak didik mudah mencerna apa yang disampaikan oleh para guru, berikutnya adalah kompetensi kepribadian karena ini Alquran para guru mampu mengamalkannya sebelum anak-anak mengamalkan. Kompetensi berikutnya adalah kompetensi sosial yakni para guru mampu memberikan pengetahuan kepada anak didik sehingga anak didik mampu bersosialisasi di tengah masyarakat dengan baik sebagai mana yang diharapkan. Kompetensi berikutnya adalah propesionalitas para guru, yakni para guru mampu mendidik secara profesional sesuai yang diamanatkan oleh Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

Terkait dana hibah Wahyudin menyatakan rasa syukur dan terima kasih kepada
pemerintah Provensi DKI Jakarta yang telah memperhatikan guru-guru ngaji TKQ-TPQ sebanyak tujuh ribu guru memperoleh dana hibah, “Semoga ke depan tidak hanya guru yang menerima bantuan namun lembaga pendidikan juga dibantu agar lembaga pendidikan tingkat TKQ dan TPQ bisa meningkatkan sarana dan pra sarana pembelajaran dengan baik,” harap Wahyuddin. (yurike)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *