SorotJakarta,–
Kekayaan khas budaya Kabupaten Alor yang sangat unik dan menarik diperagakan di acara Pesta Rakyat Alor, bertempat di Anjungan NTT, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Sabtu, 258/2018.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Alor, Semfantari, S.Sos, ketika dimintai komentarnya, kepada wartawan mengatakan, “budaya Alor belakangan ini sudah mulai hampir punah, maka kalau kita tidak menjaga, merawat dan melestarikannya maka kekhawatiran kepunahan itu bisa terjadi, itu salah satu tujuan acara pekan budaya Alor yang kita langsungkan hari ini,” ucap Semfantari.
Dikatakannya, Pemerintah Daerah sangat komit dalam hal pentingnya melestarikan budaya dan peningkatan pariwisata, salah satu bukti komitmen pemerintah daerah yakni dikeluarkannya regulasi terkait dengan pembentukan instansi dinas kebudayaan tersendiri dan instansi dinas pariwisata tersendiri, tidak digabung, seperti halnya yang terjadi di 22 kabupaten kota di wilayah Provinsi. NTT.
“40 bahasa dan 42 suku dengan musium yang bernama seribu Moko, dari sebanyak 22 kabupaten kota di wilayah NTT, hanya Kabupaten Alor yang memiliki dinas pendidikan tersendiri, dinas kebudayaan tersendiri termasuk juga dinas pariwisata juga tersendiri, hal ini menunjukkan bahwa kami sangat komit memajukan sektor pendidikan, budaya dan pariwisata, karena potensi daerah kami sangatlah luar biasa,” ucapnya meyakinkan. (yurike)
