Maret 7, 2026

Sorotjakarta,-
Untuk kesekian kalinya PT Jubit Indonesia melakukan pertemuan antara Industri Animasi Korea dengan Industri Animasi Indonesia membahas kerjasama dalam rangka mengembangkan peluang pasar antar ke dua negara.

Dimasa pandemi copid ini pertemuan hanya dibatasi hadir 5 orang perwakilan dari Indonesia dan dari Korea ada sekitar 9 perusahaan yang hadir melalui zoom. Demikian dikatan Mis. Serinjo selaku Marketing Manager PT. Jubit Indonesia, pada Rabu, 3/11/2021 bertempat di The Westin Jakarta, Jakarta Selatan.

“Hasil dari pertemuan ini akan di matcingkan antara perusahaan Korea dan Indonesia lalu kita temukan kecocokannya dimana, setelah itu kita matcingkan kembali.” Ucap Serinjo pada media.

Serinjo berharap, kerjasama di Dunia Animasi antara Korea dan Indonesia tetap berjalan, baik dari program maupun sumber daya manusianya.

Ditempat yang sama perwakilan AINAKI (Asosiasi Industri Animasi Indonesia) Eka Chandra, menyambut baik pertemuan ini yang membahas kerjasama Dunia Animasi dengan perusahaan Korea.

“Kita harus berkolaborasi dengan Korea dan negara lainnya, karena kita punya market yang cukup besar.” Ucap Eka Chandra.

Ditanya tentang perkembangan Animasi di Indonesia, Secretary General AINAKI ini menjelaskan bahwa saat ini Animasi di Indonesia masih belum moncer.

“Animasi di Indonesia masih terbatas, beda dengan di Korea bayak yang memberikan suport.” Ucap Eka Chandra.

Masih ucap Eka, “Kita punya potensi dengan kreator-kreator yang jago, namun kita terkendala oleh dana, karena dunia Animasi adalah padat karya dan padat modal maka kita butuh suport dari pemerintah.” Jelasnya.

Ia berharap kepada seluruh Kreator di Indonesia untuk tetap berkarya karena market tidak ada habisnya.

“Setiap tahun ada 1 serial Animasi yang ditonton masyarakat, maka tahun berikutnya muncul Animasi baru maka mereka akan menonton kembali, jadi itu suatu industri yang tidak ada habisnya, maka kepada Kreator tetaplah berkarya karena pemerintahpun melalui Kemendag dan Kemenparekraf mulai open, kamipun dari AINAKI untuk kedepannya akan memberikan suport baik dari segi dana ataupun fasilitas.” Tutup Eka. (yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *