Sorotjakarta,-
MADN (Masyarakat Adat Dayak Nasional) merupakan supremasi tertinggi dari pada adat Dayak se Indonesia. Baru-baru ini MADN menggelar Munas ke V di Jakarta, 19/6/2021.
Para Ketua MADN se Kalimantan dan DKI Jakarta, hadir untuk menyukseskan pesta 5 tahun ini.
Tak di duga saat Munas berlangsung tampak peserta MADN Kalimantan Timur keluar dari ruang sidang pleno karena merasa kecewa terhadap keputusan presiden MADN yang menunjuk Marthin Billa dari Kalimantan Utara sebagai penggantinya untuk periode 2021-2026.
“Di pastikan dalam Munas ke V ini presiden MADN berasal dari Kalimantan Timur yakni Isran Noor, karena memang sudah gilirannya Kalimantan Timur yang menjadi Presidennya. Sebelumnya presiden pertama Gubernur Kalteng Teras Narang kemudian yang kedua Gubernur Kalbar Cornelis,” Ucap Dr. Yulianus Henock, SH,. MSi. Selaku Deputi presiden majelis adat dayak nasional Kalimantan Timur, pada media.
“Kenyataannya yang di tunjuk oleh presiden MADN Cornelis adalah Marthin Billa dari Kalimnatan Utara dan penunjukan tersebut dalam acara gala dinner dimana acara pembukaan Munas ke V saja belum di mulai, kami merasa kecewa.” Tambah Yulianus lagi
Kepada media ia mengatakan kecewa, “Ini adalah Munas yang terburuk selama ini, sebelumnya pada Munas 1 hingga ke 4 semua berjalan dengan lancar tidak ada keributan seperti ini, namun kali ini adalah yang terburuk, sebenarnya presiden MADN kali ini berasal dari Kalimantan Timur yang kami usung adalah Isran Noor, tetapi atas penunjukan langsung Cornelis ke Marthin Billa kami kecewa.” Papar Yulianus yang juga Sekretaris Dewan Pertimbangan Adat Dayak Kalimantan Timur.
Ia juga mengatakan bahwa pemilihan presiden MADN dalam Munas ke V ini adalah settingan.
