November 6, 2026

Sototjakarta,-
Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) ke-9 berlangsung sangat meriah dan hangat. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pengurus dan anggota dari berbagai provinsi di Indonesia.

Kesan mendalam atas terselenggaranya Munas ke-9 ini disampaikan oleh Hj. Haslinda, S.Kom., salah satu desainer yang mewakili kontingen DKI Jakarta (Jakarta Pusat) sekaligus pemilik lini busana L-T wo by Linda.

“Alhamdulillah, Munas tahun ini meriah sekali dan dihadiri dari beberapa provinsi. Khususnya di Jakarta, organisasi wanita ini sangat kompak dan menjunjung tinggi kekeluargaan,” ujar Hj. Haslinda.

Mengangkat Kekayaan Busana Khas Sulawesi Selatan

Sebagai seorang perancang busana, Hj. Haslinda turut memamerkan busana hasil rancangannya yang terinspirasi dari kekayaan budaya lokal Sulawesi Selatan. Ia menjelaskan bahwa seluruh busana yang ditampilkan dalam gelaran tersebut menggunakan bahan dasar khas daerah.

Langkah ini dilakukan untuk terus menginspirasi para wanita Sulawesi Selatan agar berani berkarya serta mengapresiasikan kekayaan budaya melalui rancangan busana modern.

Saat ditanya mengenai tren busana dan prediksi warna menjelang Hari Raya Idulfitri maupun untuk tahun 2027, desainer dari L-T wo by Linda ini menyoroti warna burgundy yang diperkirakan akan menjadi salah satu tren favorit.

Ia juga optimistis prospek pasar untuk pakaian khas Sulawesi Selatan akan semakin meriah dan diminati ke depannya.

Harapan untuk Kepengurusan Baru

Menutup perbincangan, Hj. Haslinda menyampaikan harapannya bagi kepengurusan IWSS yang baru terpilih nanti. Ia berharap IWSS dapat menjadi wadah yang semakin solid dan mempererat tali silaturahmi.

“Harapannya tentu bisa lebih solid dan kekeluargaan lagi. Karena kita di Sulawesi Selatan, rasa kekeluargaannya memang sangat erat kompak,” pungkasnya.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!