Oktober 25, 2026

Sorotjakarta,-
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan menegaskan komitmennya untuk mendorong wilayahnya menjadi Kabupaten Kreatif.

Langkah ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru hingga menekan angka pengangguran di daerah.

Wakil Bupati Pasuruan, H. KH. KH. Muhammad Shodq Subhan (Gus Shodq), menyampaikan bahwa pengembangan ekonomi kreatif menjadi jalan strategis untuk memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta meningkatkan keterampilan masyarakat.

“Kabupaten kreatif harus menjadi jalan untuk memperluas lapangan kerja, menurunkan pengangguran, meningkatkan keterampilan masyarakat, memperkuat UMKM, dan meningkatkan kontribusi ekonomi kreatif terhadap perekonomian daerah,” ujar Gus Shodq saat memberikan keterangan, di Jakarta, 25/10/2026.

Sebagai langkah awal, Pemkab Pasuruan tengah membangun fondasi dengan membangkitkan dan mengaktifkan kembali Pasuruan Creative Center (PCC). PCC diproyeksikan menjadi lokomotif utama yang menggerakkan puluhan subsektor ekonomi kreatif lainnya.

“Untuk pertama, Kabupaten Pasuruan membangun fondasi dengan membangkitkan dan mengaktifkan PCC. Harapan kami PCC ini merupakan salah satu lokomotif untuk menggerakkan 21 subsektor yang lain,” jelasnya.

Gus Shobih Asrori mengungkapkan, sejumlah produk inovatif hasil ekonomi kreatif lokal sudah mulai bermunculan dan dikenalkan ke publik. Salah satunya adalah pemanfaatan potensi khas daerah seperti bunga sedap malam.

“Alhamdulillah untuk tahun ini sudah ada ekonomi kreatif yang muncul, termasuk pewarna pakaian yang dibuat dari bunga khas Pasuruan yaitu bunga sedap malam. Selain itu, ada juga olahan menyerupai taburan bawang goreng yang dibuat dari bunga sedap malam,” terangnya sembari menunjukkan produk yang digunakannya.

Lebih lanjut, Pemkab Pasuruan telah menyiapkan peta jalan (roadmap) pengembangan ekonomi kreatif hingga tahun 2027, yang bakal diperkuat dengan berbagai regulasi pendukung.

“Mudah-mudahan roadmap yang sudah kita bangun hingga 2027 mendatang akan diimbangi dengan regulasi-regulasi untuk menguatkan ekonomi kreatif. Ditargetkan pada akhir 2030, Pasuruan resmi menjadi Kabupaten Kreatif,” pungkasnya.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!