Biak, sorotjakarta.com
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menggelar rapat koordinasi bersama insan pers menjelang pembukaan Festival Budaya Biak Melanesia yang akan berlangsung pada 17-21 Juli 2026.
Rakor tersebut dipimpin Asisten I, Kadis Kominfo, Kadis Pariwisata selaku panitia, serta Sekretaris Daerah, dengan menghadirkan wartawan online, media cetak, hingga RRI.
Panitia menegaskan, pertemuan ini bertujuan menyamakan persepsi dan membangun kerjasama peliputan agar seluruh rangkaian festival dapat terpublikasikan secara maksimal tanpa miskomunikasi.
Kami berharap kita bisa bekerjasama dengan baik di bawah koordinasi Kadis Kominfo Syors Kbarek dan Sekda Biak Zakarias,R.Mailoa, Teman-teman wartawan bebas meliput seluruh kegiatan, namun ada hal-hal teknis yang akan disepakati bersama yang akan disampaikan Kadis Pariwisata Ony Dangeubun dan Asisten I Simon Rumpaisum,” ujar perwakilan panitia dalam rakor tersebut.
Ia menambahkan, kesepakatan awal diperlukan agar setelah festival tidak ada pihak yang merasa dirugikan terkait pemberitaan.
Sementara itu, Asisten I Setda Biak Numfor Simon Rumpaisum menekankan bahwa Festival Budaya Biak Melanesia adalah event strategis yang menentukan arah pembangunan Biak Numfor ke depan.
Hitungan jam dari hari ini, besok event besar di daerah kita yang kita cintai ini akan dibuka resmi. Tugas kita bersama pemerintah daerah, Bapak Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan seluruh OPD adalah mendukung panitia untuk menyukseskan event ini,” tegasnya.
Menurutnya, kesuksesan festival menjadi tanggung jawab bersama. Festival ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga instrumen promosi potensi daerah.
Biak Numfor tidak punya emas, tidak punya tambang, tapi kita punya budaya, kita punya pariwisata, kita punya perikanan. Event besok adalah momentum mengangkat jati diri kita dan mempromosikan Biak ke dunia,” pungkasnya.
Festival Budaya Biak Melanesia dijadwalkan dibuka secara resmi besok sore dan akan diisi berbagai atraksi budaya Melanesia, pameran UMKM, hingga promosi wisata bahari.(Herikson Kbarek)
