Biak Numfor, sorotjakarta.com Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) III Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Papua di Kabupaten Biak Numfor mendapat apresiasi langsung dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IWAPI.
Ketua Umum DPP IWAPI, Ir. Nita Yudi, MBA / Dyah Anita Prihapsari, menilai Musda III berjalan sangat baik, tertib, dan lancar dari awal hingga akhir.
“Saya memberikan apresiasi atas Musda III DPD IWAPI Provinsi Papua yang telah memilih Since secara aklamasi untuk memimpin Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Papua untuk masa bhakti 2026-2030,” ujarnya.
Terpilihnya Since secara aklamasi, menurut Ketum, menjadi bukti soliditas dan kebersamaan pengusaha wanita Papua dalam membangun organisasi yang lebih maju dan berdaya saing.
Dalam arahannya, Ketum DPP IWAPI menekankan bahwa Provinsi Papua memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa.
Provinsi Papua mempunyai potensi yang luar biasa mulai dari pertaniannya, perkebunan, hutannya, tanahnya luas sangat luar biasa. Untuk itu saya yakin tentang perempuan penggerak pangan Indonesia. Saya yakin melalui Kampung Hortikultura Indonesia mudah-mudahan terus dapat berkembang di seluruh Indonesia,” katanya.
IWAPI juga menegaskan komitmennya untuk mendukung program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya di bidang ketahanan pangan nasional.
“Kita sama-sama berjuang tentang apa yang ditetapkan oleh Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tentang ketahanan pangan Indonesia, bagaimana kita dapat berkolaborasi dan Alhamdulillah dengan Pak Menhan. Ini satu prestasi yang luar biasa. Kami terus mendukung beliau tentang ketahanan pangan,” tegasnya.
Di sisi lain, Ketum DPP IWAPI menyoroti tantangan transformasi digital yang dihadapi perempuan pengusaha.
Kendala yang terjadi adalah digitalisasi tentang perempuan Indonesia atau teknologi kekinian. Transformasi digital bergeraknya sangat cepat. Kalau kita tidak mempelajarinya maka kita akan menjadi penonton di negeri sendiri,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa IWAPI siap menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak Indonesia.
Salah satu program unggulan yang saat ini menjadi skala prioritas. Sebetulnya Indonesia saat ini boleh dikatakan sudah terlambat dari beberapa negara maju, namun tidak ada kata terlambat ketika kita mau membangun generasi mendatang yang lebih maju. Untuk itu kami IWAPI, 80 persen pengusaha wanita Indonesia sangat mendukung program MBG atau Makan Bergizi Gratis bagi anak-anak Indonesia,” pungkasnya. (Herikson & John).
