September 7, 2026

Biak,sorotjakarta.com
Di tengah efisiensi anggaran berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 yang berdampak ke hampir seluruh Pemda di Papua, Robby Wilson Rumansara SP.MH menyampaikan kepada media ini Senin, 5/9/2026 bahwa lebih memilih jalur kerja sama antar daerah sebagai solusi untuk tetap menjaga pelayanan kepada masyarakat.

Kerja sama itu kini diwujudkan bersama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melalui Dinas Tenaga Kerja dan UPTD LLK UKM Biak Numfor dengan menggelar pelatihan pembuatan perahu fiber bagi masyarakat Mamberamo Raya.

Hal itu disampaikan Bupati Mamberamo Raya dalam sambutannya saat pembukaan pelatihan.

Kita lakukan kerja sama antar pemerintah daerah dalam rangka saling menopang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kali ini kita kerja sama dengan Pemda Biak Numfor untuk melaksanakan latihan pembuatan perahu fiber,” ujarnya.

Menurutnya, pelatihan ini merupakan bekal dan modal masa depan bagi para peserta. Pemerintah daerah tidak akan berhenti di tahap pelatihan dasar saja.

Ke depan pemerintah akan memberikan perhatian melalui pemberian modal sehingga terus dikembangkan. Kalau berhenti di sini berarti kita tidak berhasil. Melalui Dinas Sosial bekerja sama dengan dinas terkait, ini akan kita kawal,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti persoalan besar di bidang kesehatan. Dengan kondisi geografis Mamberamo Raya yang sangat sulit, hampir 80 persen pasien harus dirujuk ke Jayapura menggunakan pesawat dengan biaya yang sangat tinggi.

Selama ini kita rujuk ke Jayapura. Biayanya tinggi sekali karena kita gunakan pesawat. Karena itu kita sudah jalin kerja sama dengan Pemda Kepulauan Yapen dan ke depan akan kita lakukan juga dengan Pemda Biak Numfor,” jelasnya.

Ia berharap ke depan masyarakat Mamberamo Raya tidak lagi bergantung penuh kepada pemerintah, melainkan bisa mandiri dan kreatif membangun diri serta ekonomi keluarga melalui program-program pemberdayaan.

Sementara itu, Bupati Biak Numfor Markus O.Mansnembra menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemda Mamberamo Raya.

Kami memberikan apresiasi sebesar-besarnya karena melalui kebijakan Bupati Mamberamo Raya, program di bidang sosial ini dipercayakan kepada kami di Biak Numfor sebagai tempat pelaksanaan pelatihan,” ucapnya.

Ia juga mengakui dampak refocusing anggaran nasional dirasakan sama oleh Biak Numfor. Namun menurutnya, kondisi ini justru menjadi momentum bagi para pemimpin daerah untuk lebih bijak mencari peluang.

Kita tidak bisa berdiam diri. Justru di sinilah momen bagi pimpinan daerah untuk mencari peluang agar kesejahteraan masyarakat tetap terjamin,” katanya.

Ia menilai kebijakan Mamberamo Raya sangat tepat, mengingat hampir 80 persen wilayahnya hanya bisa dijangkau lewat transportasi sungai. Karena itu pemberdayaan pemuda melalui keterampilan seperti pembuatan perahu fiber dinilai sangat relevan.

Pelatihan ini menjadi langkah awal dari rangkaian program kerja sama antar daerah yang ke depan juga akan menyasar bidang-bidang lain, termasuk kesehatan, demi mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua.
(Herikson WK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!