Sorotjakarta,-
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Panca Sakti dibawah komanda Raka Wicaksono terjun langsung menyentuh masyarakat di wilayah TPA Bantar Gebang, Kota Bekasi dalam rangka melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat.
Melalui pengabdian masyarakat, BEM Universitas Panca Sakti akan memberikan bimbingan dan pelatihan untuk meningaktkan kualitas anak-anak pemulung di lokasi TPA Bantar Gebang melalui tiga poin yakni: pendidikan, perilaku hidup bersih dan sehat serta kewirausahaan.
“Artinya anak-anak tersebut kita berikan pengetahun tentang bagaimana hidup bersih dan sehat, pendidikan, juga kita berikan pelatihan agar mereka memiliki skil sehingga dengan kemampuan yang dimiliki diharapkan mereka melek wirausaha.” Ujar Diki Permana Putra selaku ketua pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat di TPA Bantar Gebang.
Lebih lanjut kata Diki, diharapkan dengan pelatihan-pelatihan yang diberikan, mereka memiliki skill yang dapat menumbuhkan minat untuk berwirausaha sehingga berdampak pada peningkatan kualitas hidup mereka, salah satu cara dengan memanfaatkan sampah yang berada di lokasi TPA Bantar Gebang menjadi sesuatu yang bernilai jual.
Kegiatan ini bekerjasama dengan Yayasan RUMI (Rumah Baca Umi), UPTD Sumur Batu dan stakeholder di wilayah Bantar Gebang.
Ketua BEM Raka Wicaksono usai melepas keberangkatan anggota BEM dihalaman Gedung Kampus Pusat, mengatakan senang dan bangga melihat semangat dari kawan-kawan yang hendak melakukan kegiatan pengabdian masyarakat ini
“Kami dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Panca Sakti bangga dengan kegiatan ini karena kami dapat mengimflementasikan ilmu yang kami dapat di bangku kuliah kepada masyarakat secara langsung.” Ujar Raka Wicaksono.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ia berharap kepada Walikota Bekasi agar kedepan lebih luas lagi wilayah -wilayah yang ditinjau khsususnya di Kota Bekasi, salah satunya TPA Bantar Gebang pasalnya anak-anak di wilayah ini masih membutuhkan perhatian seluruh stakeholder untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kualitas hidup dan kualitas kebersihan.
“Sangatlah tidak wajar jika kita fokus perhatian keluar tapi tidak fokus memperhatikan ke dalam wilayah sendiri.” Pungkas Raka.(yr)
