Maret 6, 2026

Biak,-
Manfun Kawasa Byak Mananwir Apolos Sroyer saat di wawancarai oleh media online di kediamannya tgl 7/06/2025 terkait ada berita yang beredar di sosial media (sosmed) tentang dialog yang di lakukan oleh Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Domberay di Manokwari pada hari Sabtu tanggal 7 jun 2025.

Mananwir Apolos Sroyer (Manfun Kawasa Byak) menjelaskan bahwa menurut mekanisme dan Statuta kelembagaan Dewan Adat Papua (pasal:6, ayat 2 bagian C Wilayah Domberay yang meliputi suku-suku yang mendiami kepala burung), Statuta Dewan Adat Papua (DAP) kepemimpinan Dewan Adat Papua wilayah III Domberay di pimpin Alm.bapak Keliopas Meidodga dan wakil nya tuan George.Ronald Kontjol dari Sorong atau dari suku Tehit dimana di kukuhkan oleh tua-tua adat Tehit serta tuan Sem Awom dari suku Byak sebagai Ketua II sekaligus selaku kepala Pemerintahan adat wilayah III DOMBERAY.

Mereka terpilih dari konferensi besar Masyarakat adat III DOMBERAY di Aula UNIPA Manokwari tanggal 5-6 Oktober tahun 2021 turut hadir pemimpin-pemimpin suku dari wilayah Manokwari sampai Raja Ampat atas mandat dari ketua dewan adat Papua tuan Dominikus Sorabut dan sekretaris tuan Wellem Rumaseb.”pinta Mananwir.

Setelah alm.bapak Keliopas Meidodga meninggal,maka secara Statuta DAP Wilayah III Domberay di lanjutkan kepemimpinan tersebut kepada sdr/tuan George Ronald Kontjol sebagai pelaksana tugas harian (PLH) di wilayah tersebut sehingga terkait dengan kegiatan sepihak oleh kelompok tertentu dan menyebut dirinya sebagai sekretaris DAP itu sama sekali tidak memiliki dasar dan tidak sepantasnya,masa Sorabut yang bikin kok,orang lain yang gembar-gembor menaikan berita”ucap Apolos dengan nada kesal.

Lanjut, seharusnya secara aturan yang harus menaikan berita adalah bagian sekretariat umum Dewan Adat Papua DAP yaitu sdr Wellem Rumaseb,
kata Apollos ada 3 point penting yang ingin di jelaskan nya:

1). Saudara Keliopas Meidodga di kukuhkan oleh ketua Dewan Adat Papua, Dominikus Sorabut dan wakilnya Wellem Rumaseb, prosesi pengukuhan ini di ikuti dengan sangat antusias oleh ribuan masyarakat adat dari berbagai daerah wilayah III yang berada di Manokwari dengan berjalan kaki dari kediaman Alm.bapak Meidodga di pasir putih Manokwari dan finish di kantor Dewan Adat Papua (DAP) di jalan pahlawan sanggeng, tentunya ini menunjukkan bahwa kegiatan tersebut merupakan momen bersejarah setelah kepemimpinan Alm.Bpk Barnabas Mandacan setelah sekian tahun lamanya pemerintahan adat wilayah III DOMBERAY terjadi kekosongan.

Dengan demikian yang berhak melakukan proses pengangkatan pemimpin antar waktu di wilayah III Domberay harusnya berdasarkan rekomendasi dari dewan pimpinan tertinggi dewan adat Papua(DAP),tidak bisa dilakukan secara sepihak tanpa melibatkan pemimpin- pemimpin adat di berbagai daerah di wilayah III Domberay namun harus berdasarkan Statuta Dewan Adat wilayah III dan yang mengatas namakan diri pimpinan tertinggi dewan adat Papua bahkan dewan adat wilayah III untuk melakukan segala bentuk acara-acara adalah tidak benar.

2).Kita menghormati dan akan terus melakukan konsolidasi penataan kelembagaan di tingkat daerah dan wilayah secara khusus di wilayah Domberay karena banyak persoalan yang dihadapi di wilayah ini,mereka yang kadang menyebut dirinya pimpinan adat namun tidak memahami atau lupa akan aturan berdasarkan aturan-aturan nya.

3).Tuan Dominikus Sorabut selaku ketua umum telah mengeluarkan surat pelaksana tugas kepada saudara Kontjol selaku Wakil dan beliau Ini yang seharusnya melakukan pleno atau konferensi di tingkat wilayah III berdasarkan Statuta dan pedoman dasar yang ada pada pemerintahan dewan adat wilayah III Domberay bukan ke siapa-siapa, namun jika ada oknum yang mengatas namakan diri pimpinan tertinggi di wilayah III,maka itu tidak sah dan memalukan dirinya sendiri dan sangat tidak dibenarkan”tegas Apolos.

Kita harus menghormati dan menjunjung tinggi Marwah adat ini dan akan tetap mendorong, menghormati rekonsiliasi yang konstruktif sehingga pihak-pihak yang mengatas namakan dewan-dewan adat pribadi agar segera sadar diri dan stop dengan cara seperti itu.

Mari bersama-sama kita jaga dewan adat ini agar bermartabat bagi kita, dan saya berpesan kepada ketua-ketua dewan adat suku agar kita tidak terpancing dengan informasi yang beredar tentang kegiatan yang sudah berlangsung di Manokwari pada hari Sabtu,tgl 7/6/2025 yang di lakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan yang bekerja di luar Statuta.

Dalam waktu dekat Dewan Adat Papua (DAP ) akan melakukan pergantian antar waktu dan mengangkat tuan Kontjol sebagai pelaksana tugas harian pada wilayah III Domberay sambil menunggu waktu pemilihan.”kata Manfun Kawasa Byak Mananwir Apolos Sroyer, sembari mengakhiri wawancara nya.(dani.w/hwk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *