Sorotjakarta,-
Pesta demokrasi telah dimulai, para calon pasangan Presiden dan Wakil Presiden berebut mencuri hati rakyat demi meraup suara dalam pertarungan Pilpres 2024 mendatang.
“Saya mewakili generasi Z dan milenial yang tergabung dalam sahabat Mahfud mengedukasi kepada seluruh masyarakat agar bijak dalam memilih calon pemimpin dan jangan terjebak dalam siklus politik lima tahunan ini.” Ujar Mustofa di Jakarta baru-baru ini.
Mustofa sendiri merupakan jubir dari sebuah perkumpulan masyarakat Madura se Indonesia dengan nama Taretan yang artinya sahabat Mahfud.
Pernyataan yang di sampaikan Mustafa adalah jawaban saat menjawab pertanyaan media dalam acara Rakornas Relawan Ganjar-Mahfud se Pulau Jawa yang di hadiri sekitar 10 ribu organ relawan pendukung Ganjar-Mahfud dalam Pilpres 2024.
Mustofa juga mengapresiasi acara Rakornas yang di hadiri oleh ketua umum PDIP dan ketua umum partai pengusung Ganjar dan Mahfud tersebut.
“Taretan Mahfud telah berdiri di 18 Provinsi dan ratusan Kabupaten/Kota se Indonesia dengan jumlah anggota sekitar 30 ribu bahkan lebih, itu adalah basis suara buat pak Mahfud, kebetulan juga beliau putra asli Madura yang memiliki trackrecord yang baik, pakar hukum yang telah teruji, orang yang lama didalam kekuasaan namun tetap sederhana dan rendah hati, maka Taretan Mahfud siap merebut hari rakyat dengan politik yang santun dan tidak saling mengadu domba.” Ujar Mustofa lagi.
Sosok anak muda yang memiliki latar belakang hukum tersebut, berharap dalam masa kampanye yang sedang berlangsung ini, agar seluruh masyarakat Indonesia tidak mudah terprovokasi dan tidak menyebar hoaks.
“Mari generasi muda, kita bersama-sama mencari pemimpin yang terbaik untuk negeri ini, untuk mewujudkan Indonesia emas tahun 2045, kita tidak boleh takut dan ragu dalam menentukan pilihan, kalah dan menang dalam kompetisi adalah biasa yang terpenting tidak saling mengadu domba dan saling menggesek.” Pungkas Mustofa. (yr)
