Maret 7, 2026

Sorotjakarta,-
Pameran pariwisata yang di selenggarakan oleh ASITA (Association Of The Indonesia Tours dan Travel Agencies) tahun 2023 kembali di gelar. Acara yang berlangsung di Gedung Smesco, Jakarta tersebut di buka secara resmi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno pada Sabtu, 14/10/2023.

ASITA Travel Fair tersebut dihadiri oleh seluruh ketua DPD ASITA se Indonesia dan seluruh Industri, pelaku pariwisata di Indoneaia.

Dalam sambutannya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, mengapresiasi seluruh industri dan pelaku pariwisata dalam mendorong perjalanan wisata domestik.

Ia berharap kolaborasinya dalam mendukung program Bangga Berwisata Di Indonesia (BBWI) untuk mencapai target 1,4 miliar pergerakan wisatawan dapat tercapai.

“Pergerakan wisatawan ini memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan UMKM.” Ucap Sandiaga.

Sementara Ketua Umum DPP ASITA Nunung Rusmiati mengatakan, melalui ASITA Travel Fair 2023, setiap daerah harus mempromosikan daerahnya, sehingga ekonomi berputar dan tercipta lapangan kerja.

Dari sekian daerah yang hadir mempromosikan pariwisatanya, tampak Dinas Pariwisata Kota Palu, Provinsi Sulawesi Selatan di ASITA Travel Fair 2023.

“Acara ini merupakan salah satu strategi kami dalam meningkatkan kunjungan wisata, dan tentunya juga dukungan dari ASITA, sehingga Kota Makasar pun siap berkontribusi dalam meningkatkan target wisata nasional seperti yang di sebut oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bahwa target wisatawan nasional 1, 4 milyar.” Ucap Kepala Dinas Pariwisata Muhammad Roem pada media.

Lebih lanjut ucap Kadis, ” Juga seperti kata Pak Menteri dalam sambutannya bahwa Makasar itu kota makan enak, jadi kita optimis dapat memberikan kontribusi kepada daerah dan pusat di sektor pariwisata dengan wisata kulinernya.” Kata Roem.

” Pak Menteri menyebut hampir 30% wisatawan domistik berpindah dari satu tempat ke tempat lain karena kulinernya dan Makasar dengan julukan kota makan enak, maka kami dari Dinas Pariwisata Kota Makasar telah membranding sebagai kota makan enak di Indonesia.” Tutur Roem.(ri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *