Maret 7, 2026

Sorotjakarta,-
Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) adalah acara tahunan yang bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia. Acara yang memasuki tahun kedua ini kembali digelar pada tanggal 26 hingga 27 Juli 2023 di Grand Ballroom, JIEXPO Convention Centre and Theatre, Kemayoran, Jakarta.

DTI-CX merupakan platform penting di mana para pengambil keputusan, ahli teknologi, dan profesional dari 10 sektor industri kunci di Indonesia, yaitu Pemerintahan, Jasa Keuangan, Kesehatan, Telekomunikasi, Infrastruktur, Manufaktur, Transportasi & Logistik, Utilitas, FMCG, dan Pendidikan, berkumpul untuk membahas dan mempercepat transformasi digital di sektor-sektor ini.

Dalam kesempatan tersebut Asosiasi Cloud dan Hosting Indonesia (Achi) turut hadir dalam ajang tersebut.

Ketua Umum Asosiasi Cloud dan Hosting Indonesia Rendy Maulana Akbar menerangkan tujuan dari Achi untuk mengembangkan Industri Cloud dan Hosting di Indonesia serta ingin memperkenalkan Achi kepada masyarakat dan pemerintah.

“Member kami ada 15 yang bergabung yang sama-sama ingin memajukan Cloud dan Hosting di Indonesia dari sisi kontennya, konten dari teman-teman Achi adalah lebih dari 50% website di Indonesia.” Terang Rendy.

Untuk di ketahui Achi di dirikan pada tahun 2017 di Yogyakarta oleh Qwords, Rumahweb, BiznetGio, CBNCloud, IDWEBHOST, Infinys dan Masterweb.

“Dalam acara ini kita ingin memperkenalkan Achi kepada masyarakat luas dan pemerintah.” Ujar Rendy

Lebih lanjut dikatakan Rendy, ” Selain memperkenalkan diri kepada masyarakat, yang paling penting adalah jangan sampai ada kebijakan aneh-aneh dari pemerintah yang merugikan industri ataupun konsumen itu sendiri, jadi kita menjadi corong aplikasinya konsumen dan industri. ,” pungkas Rendy.

Sementara Presiden Direktur PT Adhouse Clarion Events, Toerangga Putra yang memprakarsai DTI CX mengatakan, “Acara ini menjadi kesempatan bagi masyarakat industri untuk menyaksikan teknologi terkini transformasi digital, strategi inovatif, dan peluang networking dengan para pengambil keputusan dan ahli teknologi. ” ujarnya.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *