SorotJakarta–
Agro kopi Indonesia berpotensi menjadi sumber devisa negara terbesar bahkan bisa mengalahkan devisa migas.
Hal ini dikatakan, Antoni Bangun, Owner PT. Agro Kopi Karo, saat dimintai komentarnya baru-baru ini (10/5/2018), bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan.
Dikatakan Antoni, potensi besar seperti itu harus disikapi serius oleh pemerintah dengan cara memberi penyuluhan kepada para petani tebtang tehnik menanam, memilih bibit unggul dan bahkan tekhnik memetik buah agar agar kwalitas kopi tetap terjaga.
Salah satu kopi terbaik saat ini adalah kopi Karo, karena memiliki cita rasa yang khas, tumbuh di ketinggian tidak kurang dari 1400 meter di atas permukaan laut.
Dikatakannya, kendati masyarakat petani daerah Karo beralih ke komunitas kopi mulai baru-baru ini, sekitar tidak kurang dari lima tahun belakangan ini yang semula masyarakat Karo terbiasa menanam Jeruk sebagai komoditas unggulannya, perlahan-lahan beralih ke komunitas kopi, diperkirakan sampai sekarang ini 80% petani telah beralih ke kopi,” ucap Antoni.
“Peran serta dan sinergitas antara masyarakat yakni para petani, kelompok tani, para pengusaha dan Government merupakan kata kunci keberhasilan menuju swasembada kopi,” ucap Antoni lagi.
Dikatakan, potensi pada komodiatas kopi Karo sangat bagus, sekarang ini permintaan pasar luar negeri sangat banyak karena itu sinergi dengan semua pihak mesti berjalan, dari hulu ke hilir, dari petani, kelompok tani, pemerintah daerah, para pengusaha bersinergi, sehingga nantinya perekonomian masyarakat Karo menjadi semakin sejahtera. (yurike)
