Sorotjakarta,-
Presiden Lumbung Dagang dan Petani Indonesia, Dr. H Tubagus Bahrudin, SE MM baru-baru ini menerangkan tentang sepakterjang dari organisasi yang dipimpinnya, sambil tersenyum ramah di depan awak media, sosok pria yang selalu mengenakan kacamata hitam ini menegaskan bahwa Lumbung Dagang dan Petani Indonesia akan meningkatkan perannya dalam membantu masyarakat maupun pemerintah dalam membangun ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, hal tersebut dilakukan dengan cara kolaborasi antara pedagang dengan petani serta dukungan koperasi-koperasi yang berada dalam Lumbung Dagang dan Petani Indonesia akan mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Dalam menjalankan roda organisasinya Dr Tubagus Bahrudin mengaku pihaknya selama ini tidak pernah meminta bantuan dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian terkait dengan lumbung pangan yang dijalankan, namun dengan tegas ia mengatakan bahwa kemandirian Lumbung Dagang dan Petani mampu bergerak sendiri hal ini terbukti sejak lahirnya pada tahun 1994 hingga sekarang masih terus beraktivitas.
“Karena sinergi pedagang dengan petani mampu memenuhi kebutuhan petani seperti pupuk dan obat-obatan yang digunakan dalam pertanian, demikian juga dalam penjualan, hasil pertanian diserap oleh pedagang, serta difasilitasi oleh Koperasi Sultan Agung Tirtayasa dan Koperasi Pedagang, jadi sampai sekarang belum pernah istilahnya meminta bantuan dari Kementerian pertanian.” Tegas mantan anggota DPR RI 2 periode ini.
Saat di singgung tentang pemerintah yang akan mengimpor beras dari luar Dr Tubagus menegaskan bahwa Lumbung Dagang dan Petani mengapresiasi hal tersebut, karena pemerintah sedang melakukan upaya peningkatan stok beras nasional untuk pemenuhan pedagang pasar, namun demikian kita juga akan terus menggenjot produktivitas petani khususnya beras, kita punya varietas unggul yang bisa panen lebih cepat dan hasil lebih banyak, dengan didukung pupuk organik yang terus kita kembangkan di beberapa daerah untuk memenuhi musim tanam. Jadi di Lumbung Dagang dan Petani ini Mandiri, bagaimana membantu pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional, tegasnya.(yr)
