Maret 7, 2026

Sorotjakarta,-
Girmin Wenda,. SE.M.Si salah satu anggota tim Bangar DPRD Kabupaten Lanny Jaya yang juga kader Partai Bulan Bintang mempertanyakan kepada Tim TAPD Provinsi dan Tim TAPD Esekutif Kabupaten Lanny Jaya bahwa ada apa dibalik dari tidak mengundang undangan resmi untuk menghadirkan Tim Anggaran Legistlatif untuk evaluasi pada hari Kamis, 18 Agustus 2022 di Provinsi Papua.

“Kami Tim Bangar DPRD Kabupaten Lanny Jaya menunggu penjelasan dalam minggu ini dari Tim TAPD Provinsi dan Tim TAPD Kabupaten Lanny Jaya. Apabilah ada Regulasi dan atau ada UU terbaru yang di keluarkan oleh Kementerian terkait bahwa TIM Bangar DPDR tidak diperbolehkan untuk ikut evaluasi di setiap akhir sidang LKPJ Bupati di seluruh Indonesia. Tetapi Jikalau tidak, maka, saya sebagai salah satu anggota Tim Bangar dari Legistlatif Kabupaten Lanny Jaya minggu depan akan melaporkan ke pihak berwajib untuk mengklarifikasi, membuktikan fakta hukum secara benar. Jikalau ada regulasi baru yang diamanatkan. Oleh sebab itu pemerintah Kabupaten Lanny Jaya dalam hal ini saudara PJ. Bupati Lanny Jaya dan saudara PLT. Sekda Kabupaten Lanny Jaya selaku Ketua Tim Anggaran Esekutif dan juga Ketua Tim TAPD Provinsi Papua menunjukan nilai- nilai transfaransi kepada Tim Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lanny Jaya.” Tegas Wenda pada media melalui rilisnya, Minggu, 21/8/2022.

Ketua DPC Partai Bulan Bintang Kab Lanny Jaya yang juga Ketua Fraksi Ninawi Abua Kab Lanny ini menegaskan bahwa “kami Tim Anggaran DPRD Kabupaten Lanny Jaya meminta kepada Tim TAPD Provinsi dan juga Tim TAPD di tingkat Kabupaten, harus menjelaskan berdasarkan data dalam hal UU dan atau regulasinya. Dan jikalau ada, kapan dan dimana pernah sosialisasinya, hal ini harus di jelaskan secara baik dan benar oleh Tim TAPD Esekutif pada kami Tim Bangar DPRD sebagai representasi rakyat ini yang penting bagi saya.” Tambah Girmin Wenda.

Masih ucap Girmin, “Karena LKPJ Tahun anggaran 2019 dan Tahun anggaran 2020 Tim Bangar DPRD mengundang undangan resmi dan ikut evaluasi di Provinsi, sehingga ini yang menjadi dasar pertanyaan kami sebagai Tim Bangar DPRD Kabupaten Lanny Jaya.” Tegas Wenda lagi.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *