April 21, 2026

Sorotjakarta,-
Hari keluarga nasional (Harganas) ke 29 baru saja di peringati oleh pemerintah melalui BKKBN RI, di momen tersebut FPLKB (Federasi Petugas Penyuluh Keluarga Berencana) Indonesia menggelar acara silaturahmi Nasional di Kantor BKKBN Pusat pada, Senin, 18/7/2022.

“Saya mengucapkan terimakasih atas nama kepala BKKBN kepada seluruh anggota Petugas Lapangan Keluarga Berencana yang hadir disini dan dimanapun berada, saya mengapresiasi atas apa yang telah dilaksanakan oleh teman-teman dilapangan, atas pengabdiannya yang luar biasa kepada negara, sekalilagi saya ucapkan apresiasi.” Ujar Nopian Andusti. SE., MT Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN yang mewakili kepala BKKBN RI.

Lanjut ujar Nopian, “Inilah wujud bahwa kita adalah keluarga besar BKKBN, keluarga besar yang ingin berada di tengah masyarakat, yang ingin menyelamatkan generasi-generasi akan datang.” Tambah Nopian.

Dalam momen silaturahmi yang dihadiri oleh perwakilan PLKB dari 20 Provinsi dan beberapa Kabupaten/Kota juga dilakukan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum FPLKB Ni Ketut Adriyani, sebagai pertanda keakraban dan bagian dari keluarga besar BKKBN.

“Pada momen Hari Keluarga Nasional ini kami sampaikan bahwa kami ingin menjadi bagian dari keluarga BKKBN itu sendiri bukan menjadi petugas di daerah karena status kami saat ini masih ada di daerah.” Ujar Adriyani.

Diketahui Keberadaan PLKB (Petugas Lapangan Keluarga Berencana) dilapangan memegang peranan penting dalam membantu program pemerintah melalui BKKBN untuk percepatan penurunan prevalansi stunting di Indonesia.

“Totalitas dan loyalitas kami terhadap pemerintah khususnya BKKBN dalam program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencan (Bangga Kencana) jangan diragukan lagi, udah banyak yang kami lakukan untuk keberhasilan program Bangga Kencana tersebut, walaupun hak dan kepastian kerja yang kami dapatkan sangat jauh dari kata layak, tetapi kami tetap setia kepada BKKBN RI.” Ujar Ketum.

Ia berharap dimomentum Hari Keluarga Nasional ini ada solusi bagi FPLKB non PNS se Indonesia untuk mendapatkan hak kepastian kerja yang jelas sebagai PNS yang diakui oleh negara.

“Dalam perjalanan FPLKB telah banyak yang kami lakukan dan tempuh guna mendapatkan hak kepastian kerja yang jelas bagi kami PLKB Non PNS se Indonesia, akan tetapi belum adanya solusi yang kami dapatkan untuk mencapai harapan dan cita-cita kami yakni menjadi pegawai aparatur sipil negara baik itu PNS maupun P3K.” Tutur Adriyani.

“Terkait 7 afirmasi yang pernah disampaikan melalui BKKBN kepada Deputi SDMA PAN RB tertanggal 17 Juni 2022 dengan nomer surat 530/BL.01/G3/2022, sampai saat ini belum dibalas, kami dari Federasi PLKB tetap akan mengawal dengan cara kami untuk memperjuangkan nasip teman-teman se Indonesia untuk mendapatkan hak kepastian kerja.” Terang Adriyani.

Ia mewakili PLKB se Indonesia menyampaikan harapannya, untuk mengevaluasi rekrutmen tahun 2021 karena banyaknya formasi yang tidak terisi yakni 1.828.

“Untuk tahun berikutnya kami berharap agar formasi yang telah diberikan oleh PANRB dapat terpenuhi semaksimal mungkin dengan sistem yang sangat direncanakan dari sekarang, sehingga kami mendapatkan afirmasi dalam sebuah keputusan Kep Menpannya.” Terang Adriyani lagi. (yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *