Maret 6, 2026

Sorotjakarta-
Guna meningkatkan kapasitas akademik dan riset bertaraf internasional, Magister PAUD Universitas Panca Sakti Bekasi menggelar acara seminar internasional dengan membahas isu-isu terkini secara global, salah satunya persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia yakni benca alam Sumatera- Aceh.

Seminar Internasional ke 7 ini diselenggarakan secara daring dan diikuti sekitar 450 mahasiswa dengan menghadirkan para narasumber handal dibidangnya yang berasal dari 3 negara yang berasal dari unsur pemerintah dan swasta, diantaranya:

• Dr. Lilis Suryani, M.Pd. dari Universitas Panca Sakti Bekasi.

• Prof. Ir. Harkunti Pertiwi Rahayu, Ph.D President of IABI (Indonesian Association of Disaster Experts), ITERA Indonesia.

• Febty Febriani, Ph. D. Geological Disaster and Earthquake Expert, BRIN Indonesia.

• Clarissa Nathania de Fretes, M.Teach (ECE), B.Ed (ECE), Dip. ECE, Dip. OSHC Approved Providerl Early Childhood Teacher Mirabilia- Australia.

• Azizah binti Yusof, Ph.D. Senior Lecturer at INTI International University – Malaysia.

Dekan Fakultas Pascasarjana Assoc Dr. Nita Priyanti, M.Pd. menegaskan bahwa seminar internasional ini juga sebagai bagian dari program akademik di Universitas Panca Sakti Bekasi khususnya Fakultas Magister (S2) yang bertujuan untuk memberi pembekalan kepada mahasiswa Magister agar terbiasa mempublikasikan penelitiannya yang bukan hanya di tingkat nasional namun juga ke internasional.

Terkait dengan tema “Preparing Generations to Face Climate Change and Build Disaster Resilience through Early Childhood Education” dijelaskan Dekan Nita bahwa tema ini sengaja diangkat mengingat negara kita tengah mengalami bencana alam, dimana peran seorang akademisi terpanggil khususnya dalam hal ini mahasiswa Pascasarjana PAUD Universitas Panca Sakti Bekasi untuk dapat memberikan edukasi tentang mitigasi bencana alam kepada anak-anak usia dini.

“Sekarang kita melihat bencana alam terjadi bukan karena sisi cuaca saja tetapi dari sikap atau tindakan manusia yang tidak bertanggung jawab terhadap alam sekitar. Tentu seminar internasional ini juga membahas persoalan tersebut, sebab bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatera dan Aceh berdampak pula terhadap wilayah dari beberapa negara tetangga, sehingga kita juga menghadirkan pembicara dari negara malaysia dan Singapura.” Ujara Dekan Pascasarjana UPS Bekasi ini.

Dekan menambahkan, Saat bencana alam terjadi secara global, tentunya kita sebagai mahasiswa Pascasarjana kaum intelektual adalah saatnya kita mencari sebuah solusi untuk bagaimana memberikan pengetahuan kepada guru, kepada pegiat PAUD untuk memahami bahwa mitigasi bencana ini perlu menjadi sebuah pemikiran kita untuk diberikan kepada anak -anak sejak dini, memberi peningkatan kemampuan anak-anak dalam menghadapi ancaman bencana agar dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana.

“Kami berharap dengan seminar internasional yang membahas tentang bencana alam dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa pascasarjana dalam mengedukasi anak usi dini tentang mitigasi bencana.” Tandas Dekan.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *