Sorotjakarta,-
Universitas Panca Sakti (PSU) Bekasi akan membuka 2 Program studi baru di Pascasarjana pada tahun 2026. Dua Prodi tersebut adalah Magister Pendidikan Manajemen dan Magister Pendidikan Bahasa Inggris.
Kata Rektor Zaharuddin, SE., MM., Ph.D saat ini persyarakat pembukaan 2 Prodi Pascasarjana tersebut telah memenuhi persyaratan secara administratif, status dan lainya yang ditentukan Kemdiktisaintek, dan saat ini tengah dalam proses.
Juga kata Rektor, salah satu syarat utama pun telah terpenuhi yakni harus memiliki Dosen lulusan S3 linier untuk satu program studi dan menurut Rektor 5 orang Dosen tersebut telah siap untuk mengemban tugasnya.
Bahkan Rektor mengatakan telah memperoleh restu dari LLDIKTI wilayah 4 Jawa Barat dan mendapat suport positif.
“Dengan telah di penuhinya persyaratan untuk membuka Pascasarjana baru diharapkan pada akhir bulan Desember semua persyaratan dapat di upload sehingga pada sekitar Januari-Februari 2026 dapat ditindaklanjuti oleh Kemdiktisaintek dan menunggu keluarnya izin pendirian 2 prodi Pascasarjana.” Tegas Rektor.
Dengan akan dibukanya 2 prodi di Pascasarjana Rektor mengatakan senang dan bersyukur akhirnya akan menjawab kebutuhan dunia kerja khsususnya di Kota Bekasi. Penambahan 2 Prodi juga ditegaskannya sebagai wujud program jangka panjang yang telah direncanakan Yayasan Panca Sakti Bekasi sebagai pengelola pendidikan Universitas Panca Sakti Bekasi. Selain itu pembukaan Prodi baru bertujuan untuk memperkaya pilihan pendidikan bagi mahasiswa, meningkatkan daya saing kampus, mengembangkan ilmu pengetahuan sesuai zaman serta mendukung visi misi perguruan tinggi.
Dalam menjaga mutu, Universitas Panca Sakti Bekasi terus menerus melakukan evaluasi, baik dalam hal sistem, pelayanan dan kurikulum yang bersaing dipasaran.
“Apa yang dibutuhkan pasar itu yang kita benahi.” Tandas Rektor.
“Kami tetap komitmen terhadap mutu, karena mutu adalah indikator sumber daya manusia, dengan mutu orang bisa bersaing, dengan mutu orang bisa berkembang, dengan mutu orang biasa bisa menjadi luar biasa.” Tutup Rektor.(yr)
