Sorotjakarta,-
Dewan Penasehat Asosiasi Logistic dan Forwarder Indonesia (ALFI) Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya, Josep menuturkan perkembangan ALFI diwilayahnya kian berkembang dengan pesat, khsususnya di dunia logistik, meski tidak dipungkiri kendalapun kerap terjadi terutama dalam pelayanan peti kemas dari PT. Pelindo.
Hal tersebut dikatakan Josep sekaligus Komisaris PT. Kaisal Putra Perkasa saat menghadiri pameran ALFI Convex 2025 yang di selenggarakan oleh Asosiasi Logistic dan Forwarder Indonesia, di ICE BSD Tangerang, Kamis, 13/11/2025.
Ketua Umum Asosiasi Logistic dan Forwarder Indonesia sekaligus Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan dalam sambutannya menegaskan bahwa logistic memegang peranan penting sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional.
Mengingat logistik sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi mestinya kendala dapat di hindari, namun tidak demikian untuk di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya yang sering mengalami ganguan di pelayanan terutama pelayanan dari peti kemas dari PT. Pelindo.
Menurut Dewan Pembina, kendala yang dimaksudkan yakni seringnya peralatan dari PT. Pelindo yang mengalami ganguan rusak sehingga kejadian tersebut membuat pelayanan menjadi terhambat dan pelaku usaha logistik pun dirugikan.
“Kita harapkan dari PT. Pelindo untuk memperhatikan hal itu, kalo bisa peralatan-peralatan mereka yang sering rusak di perbaharui sehingga pelayanan logistik semakin lancar dan kami dari anggota ALFI Papua Barat dan Papua Barat Daya tidak dirugikan.” Tandasnya.
Saat dimintai komentar langkah yang diambil ALFI diwilayahnya jika terjadi hal-hal tersebut, pria yang ramah ini mengatakan hanya bisa mengeluh, karena pengaduan yang disampaikan tidak selalu menemukan jawaban pasti.
“Ada kalanya dijawab cepat dan jawaban enteng, akhirnya kami menerima imbasnya.” Tandas Josep.” (yr)
