Maret 6, 2026

Sorotjakarta,-
Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Tanah Abang Blok A, H. Jamal meminta perhatian ekstra kepada pemerintah terhadap situasi dan kondisi perdagangan terkini di Pasar Terbesar se Asia Tenggara ini.

H. Jamal yang di temui usai menghadiri acara silaturahmi akbar IKP Toboh Ketek di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu malam, 11 Oktober 2025 menjelaskan, saat ini transaksi perdagangan di Pasar Tanah Abang menurun drastis, salah satu faktor penyebab karena harga jual di pasar online jauh di bawah harga pasar alias merusak harga, akhirnya konsumen beralih belanja ke online, akibatnya pedagang UMKM Tanah Abang siap gulung tikar.

Melihat fenomena seperti ini, Jamal yang mewakili ribuan UMKM pedagang Tanah Abang berharap pemerintah memberikan aturan main bagi pelaku pedagang online agar tak terjadi ketimpangan di pasaran.

“Saat ini hampir 60 persen pedagang Tanah Abang nyaris akan bangkrut akibat penjualan online yang tidak memiliki aturan main.” Tegas Jamal.

“Kami berharap kepada pemerintah untuk bisa mengerem atau membuat aturan main bagi penjualan online di Indonesia sehingga terjadi persaingan dagang yang sehat.

Menurutnya, pemerintah terlalu melonggarkan penjualan online, bahkan pemerintah terkesan tidak membuat aturan main kepada pasar online yang saat ini dikuasai pengusaha asing asal Cina.

“Untuk harga kita kalah bersaing dengan pedagang online, kenapa karena mereka mendapatkan produk langsung dari pabrik dengan harga murah, sementara kita harus bayar sewa tempat, bayar pajak dan lainnya.” Tambah Jamal lagi.

Kami mohon agar pemerintah memlerhatikan nasip kami dan memberikan solusi agar pedagang UMKM Tanah Abang bisa bangkit krmbali.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *