Sorotjakarta,-
Ketua DPW PPP Provinsi Riau mengucapkan syukur atas berakhirnya Muktamar ke X dengan lancar meski sempat terjadi insiden keributan diawal pembukaan acara Muktamar, insiden bermula saat Plt ketua umum Muhammad Mardiona berpidato membuka acara, tak dapat dihindari kericuhanpun terjadi, dalam insiden tersebut peserta Muktamar sempat terbelah, antara yang menyebut sebagai pendukung Mardiono dan pendukung Agus Suparmanto.
Namun pada akhirnya semua berjalan lancar dengan hasil Agus Suparmanto terpilih sebagai Ketum PPP.
Hal tersebut dikatakan H. Afrizal Hidayat, B. Comm., M.B.A di acara tasyakuran Muktamar X di Hotel Discovery Ancol, Minggu petang, 28/9/2025.
“Alhamdullilah proses perjuangan kami dalam menciptakan PPP Perubahan melalui Muktamar ke X sudah berjalan lancar dan berhasil dengan baik. Dan kita udah memutuskan memilih pak Agus Suparmanto sebagai ketua umum PPP hingga 5 tahun kedepan.” Ujar Afrizal.
Diketahui partai yang tak pernah absen mengisi kursi DPR RI selama ini namun pada Pileg 2024 tidak mampu menghantarkan perwakilannya menuju Senayan, hal ini menyebabkan sebagian kader kecewa hingga menghendaki perubahan pada pucuk pimpinan.
“Mudah- mudahan ketua umum yang baru bisa membawa PPP kembali melenggang ke Senayan dengan wajah baru, energi baru dan harapan baru sesuai yang kami harapkan.” Ucap Afrizal lagi.
Saat dimintai komentar terkait saling klaim sebagai ketua umum PPP, Afrizal menegaskan, saat ini situasi telah damai bahkan menurutnya seluruh muktamirin yang hadir dalam Muktamar ke X di Mercur Ancol dan berlanjut pada tasyakuran Agus Suparmanto sebagai Ketua Umum yang hadir dalam tasyakuran saat ini adalah riil pemilik hak suara Muktamar jadi biarkan fakta yang berbicara karena kami semua pemilik suara telah mengikuti seluruh rangakaian proses sidang hingga dinihari.
Pada kesempatan ini, kami berharap tidak ada lagi yang mengkotomi fungsi- fungsi DPW, karena pada dasarnya DPW selama ini berjalan apa adanya, tidak ada yang namanya kisruh atau adu domba, tetapi yang menciptakan kekisruhan itu adalah oknum- oknum yang diatas kami, sesuai janji Ketum Agus Suparmanto bahwa seluruh kader harus bersatu kembali dan tidak boleh ada oknum yang membuat perpecahan, “siapa orang yang berusaha memecah belah kami akan disingkirkan karena itu akan menjadi benalu.” Pungkas Afrizal.(yr)
