Sorotjakarta,-
Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Perhimpunan Alumni Jerman (PAJ) menunjukan kontibusinya kepada bangsa dan negara dalam mengatasi masalah sampah khususnya sampah pelastik.
Ketua Perhimpunan Alumni Jerman (PAJ), Ir. H. Vidi Galenso Syarief. S.H., M.H., CMLC., CCD mengatakan Alumni Jerman melalui supervisinya telah menggandeng puluhan SMK se Indonesia untuk membuat mesin pengolah sampah plastik menjadi bahan bakar solar berstandar euro 4 yang dapat digunakan kembali. Dan kata Ketum sebanyak 10 mesin telah dibuat dan digunakan untuk beberapa daerah di Indonesia.
“Sekarang kita sedang buat mesin yang ke 11 untuk pulau Bali.” Ucapnya.
Ketum menegaskan bahwa sampah tidak bisa dihindari dari kehidupan kita sehari-hari, jadi kita harus bersahabat dengan sampah dan mencari cara agar sampah dapat menjadi berkah.

“Contohnya, dari sampah plastik menjadi berkah yakni solar yang dihasilkan dari mesin pengolah sampah plastik akan menghasilkan solar yang dapat membantu para petani, nelayan dan lainnya serta dari sisi harga jauh lebih murah dari solar-solar yang dihasilkan industri. Kita berharap upaya kecil ini bisa di sosialisasikan dan bisa mencerdaskan kehidupan bangsa. Itu menjadi bentuk rasa syukur kami yang beruntung bisa mengenyam pendidikan dan bekerja di Jerman.” Ujar Ketum.(yr)
