Sorotjakarta,-
Dalam rangka menyemarakan bulan suci Ramadhan 1446 H, Serikat Pekerja Perum Lembaga Kantor Berita Antara menggelar pesantren kilat di Masjid Antara Heritage Center, Jakarta, Sabtu (30/3), untuk mengedukasi Gen Z mengenai pentingnya konten positif dan santun dalam bermedia sosial .
“Ramadhan merupakan momen yang tepat untuk memberikan pemahaman pentingnya menjaga diri baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Nah kali ini kembali kita memberikan pemahaman, mengingatakan kepada adik-adik kalangan Gen Z bahwa media sosial seharusnya menjadi jembatan kebaikan,” kata Ketua Serikat Pekerja LKBN ANTARA Abdul Gofur.
Pesantren kilat kali ini diikuti oleh sekitar 30 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari siswa-siswi SMK dan mahasiswa. Selain itu juga iikuti oleh pengurus dan anggota serikat pekerja.
Menurut Gofur, edukasi kepada kalangan Gen Z tentang media sosial perlu terus digalakan, mengingat media sosial kini telah menjai salah satu sarana utama dalam komunikasi dan informasi. “Setidaknya setiap hari mereka menggunakannya untuk melihat atau mencari informasi,” katanya.
Ia mengatakan bila tidak ada kesadaran individu untuk mengelola media sosial dengan baik maka akan menjadi berbahaya. “Media sosial itu seperti pedang, contoh, media sosial selain dapat digunakan untuk mengajak siswa untuk belajar, ia juga dapat digunakan mengajak siswa untuk tawuran,” katanya.
Selain itu, media sosial juga menjadi rekam jejak para Gen Z yang dapat berpengaruh alam kehidupan mereka di masa depan. “Bila konten media sosial mereka diisi dengan hal-hal yang positif tentu itu akan menjadi nilai tambah, tapi kalau isinya hal negatif bisa menjadi boomerang, contohnya saat ini banyak HRD perusahaan melihat rekam jejak di dunia maya sebagai salah satu data yang diperhitungkan,” katanya.
Sementara itu, selain edukasi terkait media sosial dari Unit Radar, Viral dan JACX, acara pesantren kilat juga diisi dengan kegiatan belajar foto dengan smartphone untuk konten media sosial oleh pewarta foto ANTARA Aditya Pradana, sosialisasi dan edukasi dari BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, serta tausiyah oleh Ustadz Imam Rivai.
Ketua Dewan Kesejahteraan Masjid ANTARA Arif Mujayatno menyambut baik pesantren kilat yang digelar di Masjid ANTARA tersebut.
Menurutnya, saat ini dengan adanya perkembangan teknologi, internet telah menjadi salah satu kebutuhan manusia. Namun demikian, internet ini ini seperti pisau bermata dua, yang dapat berampak positif maupun negatif, untuk itu perlu adanya edukasi.
Selain tentang media sosial peserta pesantren kilat juga diberikan pemahaman tentang program Jaminan Kesehatan Nasional seperti BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan baik segmen PPU maupun PBPU (Mandiri), mengingat peserta yang saat ini duduk dibangku SMA dan Kuliah adalah orang-orang yang sebentar lagi akan memasuki dunia kerja.
Sementara itu, Penyelenggaraan pesantren kilat kali ini didukung oleh LKBN ANTARA, Masjid ANTARA, BPJS Ketengakerjaan, BPJS Kesehatan, YKKA, Frisian Flag dan Kokantara.
