Maret 6, 2026

Sorotjakarta,-
Kasus penipuan yang menimpa selebgram sekaligus penyanyi Erlin Suzan kembali menghebohkan publik. Kali ini, korban mengalami kerugian besar setelah menjadi target penipuan dengan modus sewa villa yang dilakukan oleh inisial MR melalui akun Instagram (IG). Villa yang seharusnya disewa oleh Erlin Susan bersama keluarga untuk keperluan liburan ternyata tidak ada, dan pelaku telah berhasil menipu dengan menawarkan villa yang tidak tersedia atau fiktif.

Menurut Musthafa, SH, pengacara Erlin Susan, pelaku melakukan penipuan dengan sangat rapi. “Pelaku menghubungi korban melalui DM Instagram, menawarkan villa mewah yang seharusnya dapat disewa di kawasan Lembang, Bandung. Setelah terjadi komunikasi intens, korban akhirnya melakukan pembayaran sebesar puluhan juta untuk sewa villa tersebut. Namun, saat korban dan timnya tiba di lokasi, villa yang dijanjikan tidak ada, dan pelaku tidak dapat dihubungi lagi,” jelas Musthafa.

Pelaku mengaku sebagai pemilik villa dan menggunakan berbagai bukti palsu untuk meyakinkan korban. Musthafa menegaskan bahwa pihaknya telah melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib. “Kami akan mengejar pelaku hingga ke akar-akarnya. Kami tidak akan tinggal diam. Kami akan melaporkan ke pihak kepolisian agar pelaku segera ditangkap dan diusut tuntas sampai ke akar-akarnya,” tambahnya.

Erlyn Suzan, yang merasa dirugikan atas kejadian ini, juga mengungkapkan kekecewaannya. “Saya sangat kecewa dan merasa sangat dirugikan. Ini adalah pengalaman yang sangat buruk. Saya berharap keadilan segera ditegakkan dan kejadian ini tidak menimpa orang lain,” ujar Erlyn.

Kasus ini semakin mencuat karena menyangkut figur publik yang tentunya telah menginspirasi banyak pengikutnya di media sosial. Musthafa, SH, juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi melalui media sosial, terutama dalam kasus sewa-menyewa properti.

Diketahui Musthafa, SH adalah pengacara yang berpengalaman dalam menangani berbagai kasus hukum, termasuk kasus penipuan didunia cyber melalui platform digital yang terus semakin canggih dan meresahkan masyarakat.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *