Sorotjakarta,-
Untuk mencegah kecelakaan lalu lintas masyarakat dihimbau untuk berhenti per 3-4 jam saat perjalanan jauh untuk jalur darat.
Untuk jalur darat pengguna hanya dibatasi 30 menit, maka ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh pengguna, Praktisi Kesrhatan dr. Ngabila Salama mengklaim agar memperhatikan kebutuhan sesuai prioritas yang paling mendesak misalnya ke kamar kecil, makan, minum, berjalan kaki atau meregangkan badan selama 10-15 menit.
“Untuk pengemudi dan tidak ada yang menggantikan, bisa digunakan untuk tidur berkualitas selama 15-30 menit, jika tidak bisa maka bisa minum kopi tanpa gula atau less sugar. Hindari minuman berenergi atau minuman berkemasan karena tidak baik untuk kesehatan utamanya kesehatan jantung dan memiliki kadar gula yang tinggi.”
“Jangan memaksakan diri, keselamatan adalah yang utama jika sangat mengantuk, beristirahat sejenak sampai kantuk hilang dan lanjutkan perjalanan dengan berhati-hati.”
Ngabila Salama menegaskan power nap perlu dioptimalkan untuk para pengemudi selama di rest area terutama siang hari antara jam 13.00-15.00 atau malam hari.
Power nap/ tidur sekitar 15–30 menit (tidak boleh lebih dari 30 menit) berkhasiat untuk menambah power atau energi sehingga tubuh kembali bugar dan rasa kantuk hilang sementara dengan cepat.
Tidur siang biasa berlangsung 40-90 menit, berbeda dengan power nap yang punya banyak manfaat antaralain:
* Meningkatkan kemampuan untuk fokus, konsentrasi, dan mengingat sesuatu.
* Memperbaiki suasana hati.
* Mengurangi rasa lelah.
* Meningkatkan energi.
* Melancarkan proses pelepasan hormon.
* Membantu proses perbaikan otot dan jaringan.
* Meningkatkan produktivitas.
* Menjaga kinerja otak.
* Mengurangi stres dan menjaga suasana hati.
* Meningkatkan kemampuan fisik dan kognitif.
Power nap hanya membawa seseorang memasuki fase siklus tidur pertama hingga kedua. Belum masuk fase tiga (tidur nyenyak) dan fase empat (lengkap) / rapid eye movement (REM).
Pada tahapan tidur yang kedua, otot menjadi lebih rileks dan fungsi tubuh melambat. Sementara itu, tahap REM akan membuat otot tubuh lumpuh sementara.
Cara melakukan power nap:
1. Pastikan ruangan / mobil sepi
2. Berada di ruangan yang sejuk, sepi, dan gelap
3. Gunakan masker mata atau penutup mata.
4. Gunakan penyumbat telinga atau headset
5. Hindari tidur setelah makan
6. Matikan notifikasi perangkat elektronik agar tidak terdistraksi
7. Posisikan badan senyaman mungkin
8. Lakukan rutinitas cepat tidur seperti jauhi handphone, tarik nafas dalam, berdzikir, danlainnya
