Sorotjakarta,-
Wakil sekretaris jendral APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia) Zahruddin, SE, MM., Ph.D sekaligus Rektor Universitas Panca Sakti mengucapkan selamat dan Sukses kepada Prabowo Gibran yang akan dilantik pada 20 Mei sebagai Presiden RI 2024-2029.
“Semoga pak Prabowo sehat selalu dan dapat melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik jangan putus ditengah jalan, lancar semua aktivitasnya dan tolong pendidikan lebih diperhatikan lagi.” Kata Rektor.
Lebih lanjut kata Rektor siapapun yang akan terpilih menjadi menteri Pendidikan agar lebih memperhatikan dunia pendidikan karena itu adalah barometer untuk kemajuan bangsa.” Tambah Rektor Zahruddin pada media di ruang kerjanya, Kamis, 17/10/2024.
Kata Rektor sekaligus wakil sekretaris jendral Aptisi ini, bahwa peran serta APTISI di pemerintahan yang baru dalam rangka memajukan dunia pendidikan telah dituangkan melalui usulan roadmap setebal 400 halaman, dan telah diterima langsung oleh tim Prabowo Gibran yakni Hashim Djojohadikusumo dalam acara silaturahmi APTISI se Indonesia beberapa waktu lalu dengan harapan roadmap tersebut dapat menjadi masukan bagi siapapun yang akan menjabat sebagai Menteri Pendidikan.
“Roadmap itu dibuat dan disusun oleh APTISI yang berisi rancangan untuk kemajuan pendidikan mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.” Tambah Rektor lagi.
Rektor Zahruddin berharap kelak pak Presiden Prabowo merubah pola-pola pendidikan yang belum maksimal diera Menteri terdahulu.
Rektor mengusulkan agar setiap perguruan tinggi di daerah yang memiliki potensi kekayaan alam untuk membuka program studi yang menunjang potensi kekayaan alam daerah tersebut, ia mencontohkan di daerah Papua adalah penghasil emas maka Universitas di Papua membuka program studi yang ada hubungannya dengan pertambangan emas, begitu juga dengan daerah penghasil ikan, Universitas didaerahnya harus membuka prodi yang ada kaitannya dengan perikanan, jadi kata Rektor mahasiswa tidak perlu jauh-jauh ke kota untuk menimba ilmu.
“Untuk perguruan tinggi saya berharap jangan hanya riset-riset melulu tetapi yang terpenting adalah bagaimana peningkatan mutu pendidikan bukan hanya riset akan tetapi bagimana interaksi mahasiswa dengan dosennya sehingga perpindahan keilmuan dari dosen ke mahasiswa itu lancar.” Tandas Rektor(yr)
