Maret 6, 2026

Sorotjakarta,-
Dr. Nita Priyanti, M. Pd menjadi simbul pemimpin perempuan yang berhasil membuktikan kapabilitasnya di dunia pendidikan.

Saat ini perempuan kelahiran Brebes tahun 1978 mengemban tugas sebagai Direktur Magister PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di Universitas Panca Sakti

Universitas Panca Sakti merupakan Universitas swasta pertama di Indonesia yang memiliki program Magister PAUD dengan akreditasi Baik Sekali.

Sebagai Direktur Magister PAUD di Kampus yang berlokasi dijalan Raya Hankam No. 54 Jatirahayu, Kec. Pd. Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat Nita yang bergabung sejak tahun 2010 sebagai dosen memiliki prinsip hidup tetap bekerja keras, komitmen, dedikasi yang tinggi dan bermanfaat untuk orang banyak akan membawa seseorang kepuncak karier terlepas dari berbagai tantangan yang dihadapi.

Perempuan berhijab yang selalu ceria ini telah menunjukan dedikasinya kepada dunia pendidikan terutama PAUD di Indonesia sejak tahun 1999 dengan mengawali karier akademis sebagai guru PAUD. Beberapa tahun kemudian melalui proses iapun menjadi seorang dosen di Lab School FIP Universitas Muhammadiyah Jakarta hingga ditahun 2010 Nita resmi bergabung di Universitas Panca Sakti sebagai dosen.

Sosok Direktur dengan jargon “ceria” tidak hanya sukses berkarier di lingkungan kampus, sepak terjang Nita Priyanti dalam memajukan dunia PAUD di Indonesia
tak perlu diragukan lagi, terbukti Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadim Anwar Makarim, B.A., M.B.A langsung menunjuknya sebagai tim penyusunan juknis GTK PAUD.

Bukan itu saja wanita 3 orang anak ini mendapat amanah sebagai Sekjen Ikatan Doktor PAUD Indonesia untuk kedua kalinya, ia juga tergabung dalam Bunda PAUD dan Pokja PAUD di Tangerang Selatan.

Posisi Direktur Magister PAUD yang disandangnya saat ini tidak lekas membuatnya berpangku tangan, wanita dengan segudang kegiatan ini mengatakan apa yang diperbuat dalam hidupnya dapat bermanfaat untuk orang banyak.

“Seberapa hebatnya seseorang kelak semua berawal dari dasar yakni pendidikan anak usia dini, untuk itu saya akan mendedikasikan hidup saya untuk penelitian-penelitian, pengabdian-pengabdian melalui peningkatan kompetensi guru agar mereka memiliki kemampuan, pengetahuan, skiil untuk merancang sebuah pembelajaran, menilai dan mampu mengevaluasi.” Ujar Nita. (yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *