Maret 6, 2026

Sorotjakarta,-
Dalam rangka mendukung pengembangan perbenihan durian nusantara, Direktorat Perbenihan Hortikultura, bersama BPSB Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bogor berkunjung ke “Kebun Durian Wa Reza” pada awal Juni 2024 milik Dr. Reza Tirtawinata yang juga merupakan pendiri sekaligus Ketua Yayasan Durian Nusantara.

Durian Matahari merupakan durian unggul lokal yang legendaris dari Bogor dan telah terdaftar di Kementerian Pertanian sejak tahun 1995. Durian matahari sudah banyak ditanam di dalam dan luar wilayah bogor. Dikenal dengan nama Matahari karena warna daging buah yang unik berwarna kuning terang seperti Matahari, durian ini memiliki kelezatan berupa daging buah tebal, bertekstur daging yang berserat halus dengan rasa yang manis sehingga durian Matahari menjadi salah satu durian unggulan lokal bogor, Jawa Barat

“Di Kebun Durian Wa Reza terdapat 5 pohon durian yang baru di tetapkan oleh BPSB Jawa barat sebagai Duplikat Pohon Induk Tunggal (D-PIT) durian Matahari dan sudah berumur 41 tahun dengan kondisi pohon terawat, produktif dan mampu menghasilkan banyak entres” kata Dr. Reza. Lebih jauh Pakar Durian Indonesia ini menjelaskan bahwa durian Matahari memiliki karakter pohon dengan tinggi dan kokoh serta memiliki produktifitas yang tinggi serta dengan rasa daging buah yang manis legit, daging buah yang tebal dan edible portion yang relative tinggi. Selain itu, durian matahari ini memiliki adaptasi yang cukup luas sehingga Ketua Yayasan Durian Nusantara ini juga sepakat mendorong kembali Durian Matahari ini untuk salah satu icon durian unggul Nusantara.

Pada kesempatan terpisah, Direktur perbenihan hortikultura, Dr. Inti Pertiwi Nashwari, Msi menyampaikan bahwa untuk mendukung pengembangan perbenihan durian nusantara diperlukan benih-benih yang bermutu dan jelas asal usulnya. “Untuk memberikan kepastian kebenaran varietas terhadap durian Matahari tersebut, diperlukan langkah-langkah nyata untuk menjamin keautentikan durian tersebut. Salah satunya dengan cara pengambilan entres dari Pohon Induk/Duplikat Pohon Induk yang sudah terdaftar” papar Inti Pertiwi. “Selain itu untuk mendukung pengembangan durian unggul di setiap daerah juga dilakukan dengan cara memberikan bantuan benih sumber melalui pemerintah daerah kepada kelompok produsen benih maupun balai-balai benih yang nantinya dapat diperbanyak oleh para produsen benih tersebut sebagai benih sebar“ lanjut Direktur Perbenihan Hortikultura tersebut.

Upaya pengembangan ini sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Hortikultura, Dr. Ir. Prihasto Setyanto bahwa dengan mengembangkan varietas unggul lokal di setiap daerah tersebut maka selain daerah akan mempunyai icon durian tersendiri yang menjadi unggulan dan daya tarik daerahnya masing-masing sehingga orang-orang akan berkeliling Nusantara untuk mencicipi keanekaragaman durian sekaligus wisata budaya dan kuliner khas daerah lainnya sehingga dapat meningkatkan pendapatan Masyarakat. ”Dan lebih penting lagi, plasma nutfah dari durian-durian unggul tersebut dapat tetap terpelihara sebagai kekayaan genetik durian Indonesia” papar Dirjen Hortikultura tersebut dalam kesempatan Terpisah.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *