Sorotjakarta,-
Nama putra asli Halmahera Selatan Isra A. Sanaky tak asing lagi dikancah nasional, sosok pria tersebut kian santer terdengar kala bergabung pada tim Anies-Cak Imin di Pilpres 2024 dalam tim hukum nasional yang saat ini sedang proses gugatan hasil Pilpres di MK.
Pada pemilihan kepala daerah yang akan datang Isra A Sanaky membulatkan tekat maju dalam kontestasi pemilihan kepala daerah di Halmahera Selatan sebagai baktinya pada tanah kelahirannya. Mantan DPP panglima nasional brigadir pemuda Masjid Indonesia dan pendiri sekaligus ketua umum BKNDI(Badan Koordinasi Nasional Desa se Indonesia) yang telah berada di seluruh Provinsi di Indonesia pada media sorotjakarta.com menyatakan siap bertarung untuk membawa perubahan di tanah kelahirannya.
Diketahui Isra A Sanaky merupakan pria kelahiran 27 Januari 1977 di Desa Leleojaya pulau Bacan dari ibu yang memiliki orang tua atau nenek dari Isra A Sanaky yang berasal dari suku Togale dan kakek bersuku Makian yang merupakan dua suku terbesar di Maluku Utara dengan nama Desa Leleojaya sedangkan ayahnya bersuku Ambon dan Ternate.
Jika dilihat dari garis keturunannya maka sosok mantan aktivis 98 tersebut berada di dua suku terbesar di Maluku yang artinya ia berada ditengah pemersatu masyarakat Halmahera Selatan.
“Sudah saatnya Halmahera Selatan harus di bangun dengan manajemen yang baik karena Kabupaten Halmahera Selatan adalah Kabupaten terbesar yang berada di Provinsi Maluku Utara.” Kata Isra.
Menyandang nama besar sebagai mantan aktivis 98 yang berpengaruh di tingkat nasional dengan segudang jabatan yang pernah diembannya, maka tak heran jika sosok pria ramah dan rendah hati itu ingin
membawa perubahan di Kabupaten Halmahera Selatan, tentu menurutnya dengan dukungan seluruh masyarakat Halmahera Selatan.
“Jika Tuhan berkehendak saya siap maju sebagai Bakal Calon Bupati lewat partai politik maupun secara independen sesuai syarat Undang Undang yang masih berlaku.” Ujar Isra
“Sudah saatnya saya harus bangun daerah tanah kelahiran saya sendiri dan mohon doanya pada seluruh masyarakat Halsel maupun para sahabat- sahabat yang di luar Halmahera Selatan.” Tutup Isra.(yr)
