Maret 7, 2026

Sorotjakarta,-
Dewan Pembina sekaligus pendiri Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Panca Sakti, Boma Jonaldy Tanjung, SE., MM resmi melepas Diklatsar ke 3 di halaman Gedung Pasca Universitas Panca Sakti.

Pelepasan pendidikan latihan dasar (Diklatsar) Mapala Adikara Sakti menuju Gunung Burangrang, Desa Nyalindung, Provinsi Jawa Barat tersebut diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya lalu sambutan dari dewan pembina/pendiri, sambutan dari perwakilan bidang kemahasiswaan dan ditutup dengan do’a.

“Salam sejahtera, salam keberanian, salam semangat petualangan!.” Kata Boma dihadapan peserta Diklatsar yang berdiri tegap dengan rangsel dipundaknya.

“Hari ini, dengan penuh kebanggaan dan syukur, kita berkumpul di sini untuk merayakan momen yang sangat istimewa, yakni acara pelepasan Diklatsar ke-3 “Adikara Sakti”. Tambah Boma.

Lebihlanjut kata Boma,
“Ini sebuah perjalanan yang penuh dengan tantangan, pelajaran, dan pengalaman yang akan membekas selamanya dalam setiap langkah perjalanan kita.” Terang sosok bertubuh tinggi kekar tersebut.

Dalam sambutannya Boma menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta Diklatsar.

“Izinkanlah saya menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh peserta Diklatsar yang telah menjalani serangkaian kegiatan ini dengan penuh dedikasi dan semangat. Kalian telah menunjukkan keberanian, ketekunan, dan semangat petualangan yang luar biasa dalam menghadapi setiap rintangan dan tantangan.”

Boma menyebut bahwa, Diklatsar bukan sekadar perjalanan fisik semata, namun juga sebuah perjalanan batin yang menggali potensi, kekuatan, dan ketangguhan yang tersembunyi dalam diri peserta.

“Dalam setiap langkah, kita belajar menjadi pejuang yang tangguh, pencipta yang visioner, dan peneliti yang bersemangat.” Tegas Boma.

“Hari ini, kita bukan sekadar merayakan pencapaian pribadi, namun juga mengukir sejarah baru bagi organisasi kita, Mapala Panca Sakti. Pada saat ini, mari kita renungkan pesan-pesan yang telah kita terima selama perjalanan Diklatsar ini. Pesan-pesan tentang keberanian dalam menghadapi tantangan, keuletan dalam mencapai tujuan, dan semangat kemanusiaan dalam melayani sesama.” Ujarnya lagi.

Kepada seluruh peserta Diklatsar, ingatlah bahwa perjalanan ini bukanlah akhir dari petualangan kita, namun justru merupakan awal dari babak baru yang lebih menantang. Teruslah menjaga semangat petualangan, teruslah menjadi teladan bagi yang lain, dan teruslah berkontribusi untuk kebaikan yang lebih besar.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *