Maret 7, 2026

Sorotjakarta,-
Director PT. Weha Agro Sejahtera menyampaikan harapan dan masukannya kepada Pemerintah terkait pangan di Indonesia.

“Kita adalah perusahaan yang memproduksi pupuk yang berkualits yang mendukung pertumbuhan industri pangan, artinya kita tidak terlepas dari pada keberhasilan dan target pemenuhan kebutuhan pangan secara nasional.” Kata Nur Primawira pada media di Jiexpo Kemayoran dalam acara Pangan Expo 2023 yang di selenggarakan oleh DPP PDIP.

Nur menyebut akan sulit tercapai target pertumbuhan yang diinginkan oleh pemerintah jika masih terjadi kelangkaan pupuk di Indonesia.

“Disini kami sebagai industri pupuk, berusaha untuk menyediakan pupuk sebagai salah satu kebutuhan pakan bagi tanaman sehingga tanaman bisa produksi baik dan berkualitas serta kuantitas juga cukup besar sehingga target pemenuhan kebutuhan pangan dapat tercapai.” Terang Nur lagi.

Nur Primawira juga menyebut di Indonesia masih sering terjadi kelangkaan pupuk.

“Kalau kami lihat disini, petani tidak terlalu membutuhkan pupuk subsidi, yang lebih dibutuhkan petani adalah jaminan harga jual produk mereka, jadi kalo pemerintah bisa merubah kebijakannya dengan lebih fokus menjaga harga jual produk petani insyaAllah kedepan petani akan lebih semangat bertani sehingga target produksi pangan dapat tercapai.” Beber Nur.

Nur berujar bahwa pemerintah harus dapat mengambil kebijakannya dengan lebih fokus kepada menjaga harga jual.

Pupuk salah satu komponen biaya dalam usaha pertanian, menurutnya yang namanya komponen biaya apa bila hasil pertanian harga baik komponen biaya tertutup petani nggak ada masalah.

Sebagai pengusaha Nur menyampaikan harapan dan masukan agar lembaga Bulog tidak di jadikan lembaga bisnis.

“Bulog itu merupakan bagian dari pemerintah yang bertugas menjaga stabilitas harga bahan pokok di Indonesia. Jadi pada saat produksi petani melimpah maka hukum ekonomi akan menunjukan dengan meningkatnya suplai dari petani dan permintaan tidak merubah maka akan jatuh harga, nah pada saat harga jatuh Bulog harus membeli dengan harga standar yang di tetapkan pemerintah sehingga petani tidak di rugikan.”

“Begitu juga saat produk langka, saat beras langka dan petani tidak panen, nggak perlu pemerintah impor beras, yang simpanan Bulok itulah yang dikeluarkan dengan harga jual stabil sehingga rakyat juga mendapatkan harga yang normal, jadi tidak di mainkan oleh pedagang, nah di situ peran Bulog.” Pungkas Nur Primawira (ri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *