Maret 6, 2026

Sorotjakarta,-
Terdapat kenaikan kasus gigitan hewan penular virus rabies (GHPR) pada bulan Juni 2023 di DKI Jakarta laporan dari total 5 RS yaitu: 2 RS rujukan, 2 RSUD, dan 1 RS swasta di Jakarta Mayoritas karena gigitan / cakaran anjing dan kucing.

“Kami menghimbau untuk pencegahan dapat dilakukan dengan:
1. Menghindari anak, lansia, kelompok disabilitas, pengasuh hewan, dan masyarakat lain dapat peka dan menghindari lokasi spesifik terdapat anjing untuk menghindari gigitan.
2. Bekerjasama dgn RT setempat untuk melakukan pencegahan gigitan anjing dan kucing terutama di area pemukiman.
3. Pemilik hewan peliharaan kucing dan anjing secara berkala melakukan vaksinasi rabies pada hewan, dapat berkoordinasi dengan penanggung jawab kesehatan hewan yang ada di setiap kantor kecamatan apabila ada program vaksinasi hewan gratis dari pemerintah / melakukannya berbayar di klinik hewan terdekat.” Papar dr Ngabila Salama Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta pada sorotjakarta.com, Minggu, 2 Juli 2023.

Masih ucap Ngabila, “Untuk mencegah keparahan dan kematian: jika terkena gigitan / cakaran jangan panik, jangan dibiarkan saja, segera lakukan penanganan pencucian luka dengan air mengalir dan sabun selama 15 menit, lalu segera menuju IGD 2 RS rujukan di Jakarta yaitu RSPI Sulianti Saroso dan RSUD Tarakan untuk mendapatkan vaksin antirabies gratis sekaligus tatalaksana lain yang lebih lengkap. Tetapi beberapa vaksin antirabies juga tersedia di RS lainnya secara berbayar.” Terangnya.

Menurutnya Tidak ada kasus rabies positif dan kematian karena rabies positif di DKI Jakarta karena status di Jakarta sudah eliminasi / bebas rabies sejak 6 oktober 2004. (rike)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *